oleh

Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin: Meski Tak Berangkat Haji, Semangat Berkurban Harus Tetap Tinggi

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Lebaran Idul Adha pada tahun 2021 ini merupakan yang ke-2 kalinya berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat Indonesia harus menelan pil pahit lantaran kembali gagal berangkat haji.

Kendati demikian, Pimpinan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnain mengimbau masyarakat tidak perlu putus asa. Sebab, masyarakat tetap bisa beribadah dan memaknai Idul Adha dengan cara berkurban.

“Pandemi ini adalah ujian dari Allah SWT. Tapi kita harus tetap istikomah berkurban tahun ini. Walaupun tidak bisa berangkat haji, tapi saya mengimbau kepada para dermawan, orang-orang yang punya harta berlebih, berkurban lah. Karena ibadah haji ini adalah ibadah pengurbanan. Jangan takut (miskin), kita istikomah berkurban,” Kata pria yang akrab disapa Abah Ismail itu.

Abah Ismail mengatakan, dua tahun belakangan ini, kita semua memang sedang mendapat ujian yang luar biasa. Untuk itu, sesama manusia mesti saling tolong menolong. Bagi yang mampu, mesti bergerak, membantu yang sedang kesusahan.

“Kurban itu menunjukkan rasa empati, belas kasih kita kepada orang lain, dan menunjukkan rasa syukur nikmat yang diberikan Allah kepada kita,” Ujar Abah Ismail.

BACA JUGA: Keluar dari Zona Merah Covid-19, Kota Bandar Lampung Kini Zona Oranye

Ponpes Riyadhus Sholihin sendiri pada tahun ini berkurban sebanyak 11 ekor sapi. Jumlah ini memang menurun dari tahun lalu yang sebanyak 18 ekor sapi. Namun demikian, Abah Ismail tetap bersyukur masih bisa berbagi makna Idul Adha dengan masyarakat sekitar.

Mengingat saat ini dalam masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maka pihaknya tidak menggunakan sistem bagi kupon untuk membagikan daging kurban.

“Tahun lalu bagi kupon. Sedangkan tahun ini kita harus menghindari kerumunan. Jadi tahun ini kita tidak bagi kupon. Daging akan diantar dari rumah ke rumah warga. Kita ada motor dan mobil yang bisa digunakan,” Imbuhnya.

Abah Ismail mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang diterapkan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Hal itu guna mencegah semakin meluasnya wabah Covid-19.

“Berkurban tahun ini harus tetap menjaga protokol kesehatan. Jangan bagi kupon. Termasuk untuk ponpes yang hendak berkurban juga,” Pungkasnya. (*)

Komentar