VoxLampung.com, Bandar Lampung – Sebanyak 30 ribuan masyarakat Provinsi Lampung tercatat sebagai pengguna Narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkirakan, setidaknya butuh waktu kurang lebih 19,5 tahun untuk merehabilitasi keseluruhan pemakai narkoba itu, jika tidak dilakukan percepatan.
Hasil penelitian BNN bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2019 yang dirilis pada 2020, di Provinsi Lampung diketahui sebanyak 31.811 orang penyalahguna Narkotika.
“Kalau diestimasi dari 31.811 orang itu, artinya kebutuhan Narkotika Jenis sabu saja, di Lampung ini sebanyak 764 kilogram per tahun,” Kata Edy Marjoni, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Lampung kepada VoxLampung beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Perangi Narkoba, Lapas Kalianda dan BNNK Lampung Selatan Teken Perjanjian Kerjasama
“Kalau dirupiahkan tidak kurang dari Rp 1,14 triliun setiap tahun, uang itu beredar dalam rangka transaksi Narkoba di Lampung,” Imbuh Edy.
Dari jumlah 31.811 orang itu, lanjutnya, yang sudah melakukan rehabilitasi baru sebanyak 1.629 orang, di tahun 2020. Artinya, angka pengguna Narkoba di Lampung masih 30.182 orang lagi.
“Kalau kita mengacu hasil rehab di tahun 2020, untuk menyelesaikan program rehabilitasi sebanyak 31.811 itu, kita membutuhkan waktu durasi tidak kurang dari 19,5 tahun, kalau berpatokan 1 tahun kisaran 1.629, dan dengan catatan tidak ada pemakai baru,” Ujarnya.
Untuk itu, Edy memohon kerjasama dan bantuan semua lapisan mayarakat, terutama para pemangku kebijakan se-Lampung, untuk bersama-sama mengentaskan masalah Narkoba di Lampung. Langkah ini demi menyelamatkan masyarakat Lampung dari bahaya Narkoba.
BACA JUGA: Polisi Sebut Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar Jenis “High Explosive”
“Tentunya BNN tidak bisa kerja sendiri, harus ada kerjasama semua lapisan masyarakat. Mohon kepeduliannya semua pihak, terutama pemangku kebijakan,” Kata dia.
Lantas, Edy berharap, Kepala Daerah mengalokasikan dana, untuk melakukan percepatan penanggulangan Narkoba di Bumi Ruwa Jurai. Mengingat, angka pengguna narkoba yang sangat tinggi.
“Ini loh fakta di Provinsi Lampung, segini besar angka pengguna Narkoba,” Pungkas Edy. (*)







Komentar