oleh

Tim Ahli Cagar Budaya Metro Ikuti Sertifikasi Profesi Ahli

VoxLampung.com, Jakarta – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Metro mengikuti Sertifikasi Profesi Ahli Cagar Budaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi P2 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan. Kegiatan berlangsung di Orchardz Hotel, Jakarta Pusat, selama empat hari, yaitu 16-19 Maret 2021.

Dalam sertifikasi tersebut, lima orang peserta sertifikasi Ahli Cagar Budaya yang dikirim oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro sedikitnya akan melalui berbagai tahapan seleksi.

Tahapan dimaksud yakni pengisian berkas, validasi berkas, seleksi pengetahuan tentang kebijakan pelestarian cagar budaya, pengertian dan kriteria cagar budaya, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Libatkan Unsur Masyarakat, Disdikbud Kota Metro Lakukan Pendataan Cagar Budaya

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Metro Seprita menjelaskan lima orang peserta yang dikirimkan adalah Ika Pusparini Anindita dari Bagian Hukum Kota Metro, Kian Amboro sejarawan yang juga dosen UM Metro, Ahmad Muzakki Dosen IAIN Metro serta dirinya dan Herie S Widarto Kasie Cagar Budaya dan Museum.

Seprita menjelaskan, sertifikasi tim ahli sendiri merupakan amanat Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya terkait keberadaan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

“Alhamdulillah, setelah mengikuti proses sertifikasi ini diharapkan formasi TACB Kota Metro adalah yang pertama kali terbentuk di tingkat Kabupaten/Kota di Lampung,” Kata Seprita melalui keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Geger! Dua Remaja Kubur Janin di Pemukiman Warga Sukarame, Terekam CCTV

Selain Kota Metro, sertifikasi juga diikuti oleh Provinsi Lampung, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Nias, Kabupaten Samosir dan Kabupaten Lahat.

Sementara itu, Herie S Widarto menambahkan, proses sertifikasi ini juga dilakukan sebagai salah satu upaya mendorong visi Kota Metro, yang salah satunya adalah Kota Pendidikan yang Berbudaya.

“Selain mengikuti sertifikasi kami juga tengah melakukan pendataan objek yang diduga cagar budaya di Kota Metro,” pungkasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Rekomendasi