VoxLampung.com, Lampung Selatan – Pembangunan Kawasan Wisata Terpadu di Bakauheni Lampung Selatan atau Bakauheni Harbour City dimulai tahun ini. Menurut Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, pembangunannya bakal memakan waktu 3-4 tahun.
“Mohon dukungan dari Bapak Gubernur, diperkirakan proses ini akan memakan waktu 3 sampai 4 tahun yang nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat Lampung dan masyarakat Bakauheni pada khususnya,” ujar Kartika, saat kunjungan ke Kawasan Bakauheni, Selasa, 16/3/2021.
Kartika mengungkapkan, bahwa mulai tahun ini Kementerian BUMN berencana membangun Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni tersebut. Nantinya, di kawasan wisata terpadu itu akan dibangun taman yang akan dinamakan Krakatau Park, yaitu semacam kawasan seperti Dunia Fantasi di Jakarta yang akan dikelola oleh Jatim Park.
BACA JUGA: Bakauheni Harbour City Dibangun Tahun Ini, Pemkab Lamsel Mulai Bergerak
Kemudian akan dibangun juga masjid di depan Menara Siger. Kartika Wirjoatmodjo memohon dukungan dari Gubernur Arinal beserta seluruh pihak yang terkait agar pembangunan kawasan tersebut dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat Lampung.
Dalam kunjungannya, Wamen Kartika didampingi Gubernur Arinal Djunaidi bersama Dirut ASDP. Kunjungan kerja Wamen BUMN II ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri BUMN, Erick Thohir, bersama Menteri Pariwisata dan Menteri Perhubungan pada tahun lalu, dan dalam rangka percepatan pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni.
Gubernur Arinal dalam kesempatan itu mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Menteri BUMN II yang sekaligus merupakan wujud perhatian Pemerintah Pusat kepada Provinsi Lampung.
Arinal mengungkapkan bahwa bersama Kementerian BUMN, ASDP, Hutama Karya dan ITDC telah merencanakan pembangunan Kawasan Wisata Terpadu ini selama kurang lebih 3 tahun.
BACA JUGA: Geger! Dua Remaja Kubur Janin di Pemukiman Warga Sukarame, Terekam CCTV
Gubernur juga mengungkapkan, pada kunjungan Menteri BUMN tahun lalu dirinya menyampaikan akan memulai pembangunan pada 2024, namun Menteri BUMN meminta agar pada tahun 2022 sudah bisa dimulai.
Menurut Gubernur Arinal, proses pembangunan Kawasan Wisata Terpadu ini akan cepat apabila semua yang berkepentingan didalamnya dapat menjalankan apa yang diharapkan. Nantinya Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni diharapkan akan menjadi Destinasi Pariwisata Nasional.
“Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni ini akan menjadi destinasi pariwisata nasional. Apalagi jumlah penduduk yang berlalu lalang dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya lebih kurang 20 juta akan menikmati ini. Selain itu, kita juga punya sumber daya alam dan lokasi wisata lainnya seperti Anak Gunung Krakatau, Pulau Kiluan dan Pahawang,” kata Arinal, melansir laman Pemprov Lampung. (*)







Komentar