VoxLampung.com, Bandar Lampung – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandar Lampung Ichwan Adji Wibowo menyambangi Gereja Kristen Tritunggal, di Jalan WR Supratman Nomor 131, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Senin siang, 29/3/2021.
Dalam kunjungan itu, Ichwan Adji Wibowo didampingi jajaran, disambut oleh Korintus Budianto, Kepala Rumah Tangga Gereja Tritunggal.
Adji, sapaan akrab Ichwan Adji Wibowo, menjelaskan, kedatangannya ke Gereja yang lokasinya persis berhadapan dengan Kantor PCNU Bandar Lampung itu adalah untuk merajut silaturahmi.
“Kami ini tetangga, kantor kami satu halaman muka, berdepanan. Jadi hari ini kami berkunjung. Pertama, ingin menguatkan persaudaraan antar iman di antara kita. Saya kira, di samping urusan agama, hubungan kita ini banyak urusan penting yang harus sama-sama kita pelihara, kita kerjasama kan, termasuk urusan kemanusiaan, kesejahteraan umat, dan lainnya,” Kata Ichwan Adji Wibowo kepada awak media.
BACA JUGA: Polisi Sebut Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar Jenis “High Explosive”
Tak hanya itu, NU Bandar Lampung ingin menyampaikan rasa prihatin yang mendalam, terkait peristiwa Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral Makassar, pada Minggu, 28/3/2021 kemarin.
“Kami ingin membangun dan menunjukkan empati simpati atas terjadinya peristiwa Bom Bunuh Diri di Makassar, yang kebetulan di halaman Gereja. Sekaligus kami mengutuk keras atas peristiwa yang terjadi di Makasar itu,” Kata dia.
Adji menyayangkan kejadian bom bunuh diri masih kerap terjadi. Namun, ia menegaskan bahwa bom bunuh diri tidak terkait dengan agama apa pun.
“Rasanya kita sebagai umat beragama ingin tidak ada lagi kasus serupa. Tapi memang setiap zaman selalu ada saja yang salah jalan,” Ujar Adji.
“Ini bukan urusan agama, sekali lagi, ini adalah orang yang salah atau gagal paham tentang agama. Jadi ini adalah perbuatan teroris yang layak dikutuk, dan kami dari NU sangat prihatin. Mudah-mudahan polisi segera bisa mengusut tuntas kasus ini,” Sambung Adji.
Camat Telukbetung Selatan itu mengatakan, tidak ada yang boleh mengganggu atau melarang umat beragama di negeri ini untuk beribadah.
“Semua umat beragama di Indonesia punya hak yang sama untuk menjalankan ibadah dengan sebaik- baiknya,” Tegasnya.
BACA JUGA: KNPI Bandar Lampung Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar
Sementara itu, Korintus Budianto, Kepala Rumah Tangga Gereja mengaku menyambut baik kedatangan Ketua NU Kota Bandar Lampung ke Gereja Kristen Tritunggal. Menurutnya, hal ini menjadi momentum yang baik untuk merajut tali persaudaraan lebih erat lagi.
“Tentu saja kami bahagia, kebetulan tetangga, tapi selama ini belum pernah ketemu, dan sekarang sudah ketemu Ketua NU langsung. Jadi ada hikmahnya juga peristiwa kemarin, silaturahmi nya jadi semakin baik,” Ujar Korintus.
Pasca terjadinya Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral Makassar, pihaknya memang lebih waspada dan berhati-hati. Kendati petugas keamanan Gereja hanya ada satpam, namun pengamanan lebih diperketat. Meskipun, sejak Pandemi Covid-19, kegiatan ibadah tidak sepadat sebelum Pandemi.
“Setelah ada kejadian di Makassar harus lebih hati-hati lagi. Satpam harus lebih teliti lagi, tak boleh tinggalkan tempat. Biasanya kalau ada tamu datang kan satpamnya masuk, kalau sekarang tak boleh, harus tunggu di depan,” Kata dia.
Dia menambahkan, pasca kejadian Bom di Makassar, memang sudah ada pihak kepolisian yang datang melakukan kontrol ke Gereja tersebut. (*)






Komentar