oleh

Dwita Ria Gunadi Ajak Warga Perkuat 4 Pilar Kebangsaan, Waspadai Hoaks Saat Bencana

VoxLampung.com, Lamtim — Bencana tidak hanya membutuhkan kesiapsiagaan, tetapi juga ketenangan masyarakat dalam menyikapi informasi. Karena itu, Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi, mengajak masyarakat memperkuat pengamalan Empat Pilar Kebangsaan untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana dan derasnya arus informasi di era digital.

Pesan tersebut disampaikan Dwita Ria dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu, 12/9/2026. Kegiatan itu diikuti perwakilan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Dwita Ria mengatakan, Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pengamalan Empat Pilar menjadi semakin relevan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat, termasuk bencana.

Dalam kondisi tersebut, masyarakat membutuhkan kepedulian, gotong royong, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap informasi dan arahan resmi agar penanganan bencana dapat berjalan efektif.

“Bencana adalah ujian bagi ketangguhan masyarakat. Karena itu, kita harus saling membantu dan tidak memperkeruh keadaan dengan informasi yang belum terverifikasi,” ujar Dwita Ria.

Selain kesiapsiagaan menghadapi bencana, Dwita Ria mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Terlebih saat terjadi bencana, hoaks dapat dengan cepat menyebar melalui media sosial. Informasi palsu bukan hanya berpotensi menimbulkan kepanikan, tetapi juga dapat menyesatkan masyarakat dan menghambat upaya penanganan di lapangan.

“Jangan langsung percaya setiap informasi yang beredar. Cek sumbernya dan pastikan kebenarannya sebelum membagikan. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru menambah persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dwita Ria juga menekankan pentingnya peran tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam memberikan teladan sekaligus membantu menyampaikan informasi yang benar kepada warga.

Menurutnya, para tokoh memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu rujukan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Para tokoh masyarakat memiliki peran penting sebagai rujukan di lingkungannya. Mari kita jadikan nilai Empat Pilar sebagai pedoman untuk menghadapi tantangan bersama, termasuk bencana dan disinformasi,” katanya.

Ia berharap pemahaman terhadap Empat Pilar dapat membentuk masyarakat yang semakin tangguh, kritis dalam menerima informasi, serta mampu menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah berbagai tantangan.

“Yang kita jaga bukan hanya keselamatan saat bencana, tetapi juga ketenangan dan keutuhan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, mari bersama-sama bijak bermedia dan mengedepankan kepentingan bersama,” pungkasnya.(Rls)

Komentar