oleh

OJK dan Pemkab Lampung Utara Perkuat Akses Keuangan 250 Petani dan Pembudidaya

VoxLampung.com, Lampung Utara – Sebanyak 250 petani dan pembudidaya perikanan di Kabupaten Lampung Utara dibekali pemahaman mengenai akses pembiayaan formal, investasi legal hingga perlindungan asuransi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam memperkuat ekosistem keuangan sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Kegiatan yang digelar melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lampung Utara itu turut dihadiri OJK, perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung, PT Phintraco Sekuritas, PT Asuransi Astra, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Utara, pimpinan perbankan di Lampung Utara, serta ketua kelompok tani dan pembudidaya perikanan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Biantori, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan petani dan pembudidaya dalam mengelola keuangan serta memitigasi berbagai risiko.

Menurutnya, peserta juga didorong untuk memanfaatkan instrumen perlindungan finansial dan investasi secara tepat.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan literasi pengelolaan keuangan, memperluas akses pembiayaan formal, serta membuka akses terhadap instrumen investasi dan perlindungan asuransi,” ujar Biantori.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengatakan penguatan edukasi keuangan bagi kelompok petani menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, indeks literasi dan inklusi keuangan di kalangan petani masih berada di bawah rata-rata nasional.

Kondisi tersebut, kata Otto, perlu mendapat perhatian agar masyarakat tidak mudah terjebak investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

“Mengingat indeks literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih di bawah rata-rata nasional, penguatan edukasi menjadi sebuah kebutuhan mendesak agar masyarakat terhindar dari risiko investasi bodong dan pinjaman online ilegal,” ungkap Otto.

Ia menambahkan, melalui sinergi bersama industri jasa keuangan, OJK turut menghadirkan fasilitas pembukaan rekening saham secara gratis serta perlindungan asuransi bagi para peserta.

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menegaskan sektor pertanian dan perikanan memiliki peran penting sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha di sektor tersebut.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga para petani di daerah ini dapat semakin mandiri, cerdas mengelola keuangan, dan naik kelas,” tutur Hamartoni.

Sinergi antara OJK, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan dan kemandirian ekonomi kelompok tani serta pembudidaya perikanan secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang formal serta terpercaya.(Rls)

Komentar