VoxLampung.com, Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Survei ini bertujuan mengukur tingkat pemahaman (literasi) serta akses dan penggunaan (inklusi) layanan keuangan masyarakat Indonesia.
SNLIK menjadi instrumen strategis untuk menyediakan data akurat sebagai dasar perumusan kebijakan dan program edukasi keuangan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Pada tahun 2026, SNLIK direncanakan mengambil 75.000 sampel rumah tangga di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dibanding survei sebelumnya. Peningkatan jumlah sampel ini diharapkan mampu memperkuat ketepatan data regional, termasuk dalam perumusan kebijakan di tingkat provinsi.
Pelaksanaan survei berlangsung pada 4–18 Februari 2026, dengan metode pendataan langsung ke rumah tangga sampel yang telah ditentukan. Survei dilakukan oleh petugas lapangan yang telah mendapatkan pelatihan intensif dari OJK, BPS, dan LPS pada 26–28 November 2025 (tahap I) serta 19–21 Februari 2026 (tahap II).
Khusus di Provinsi Lampung, survei dilaksanakan di 15 kabupaten/kota dengan melibatkan 119 petugas lapangan, serta didukung monitoring dan pendampingan dari BPS dan OJK Provinsi Lampung.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, berharap pelaksanaan SNLIK 2026 dapat menghasilkan data indeks literasi dan inklusi keuangan yang komprehensif, baik di tingkat nasional maupun provinsi.
“Data ini akan menjadi dasar dalam penentuan kebijakan dan program literasi serta inklusi keuangan ke depan. Kami mengharapkan masyarakat Lampung yang terpilih sebagai responden dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat,” ujarnya.
Secara umum, SNLIK digunakan untuk mengetahui sejauh mana masyarakat memahami keuangan serta seberapa luas pemanfaatan produk dan layanan keuangan formal, seperti perbankan, asuransi, dan pasar modal.
“Semoga survei ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dukungan masyarakat Lampung sangat kami harapkan demi memperoleh hasil yang optimal untuk kemajuan daerah,” tutup Otto.(Rls)







Komentar