24 Mei 2026 8:12 pm
oleh

Rutan Ambon Perkuat Sinergi dengan BNNP Maluku dalam Pemberantasan Narkoba

VoxLampung, Ambon — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melakukan kunjungan koordinasi ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku pada Senin, 7 Juli 2025. Koordinasi ini guna memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Ferdika Canra, kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) dan Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan. Koordinasi ini bertujuan membangun kerja sama intensif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan rutan.

“Koordinasi ini menjadi bagian penting dari langkah preventif kami. Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan pembinaan di Rutan Ambon didukung oleh strategi yang terintegrasi dengan lembaga terkait, termasuk BNNP,” ujar Ferdika Canra.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BNNP Maluku tersebut, dibahas sejumlah rencana kerja sama, antara lain pelaksanaan tes urine terpadu, penyuluhan bahaya narkotika bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta pelatihan teknis untuk petugas rutan.

Kepala Bagian Umum BNNP Maluku, Joice Parera, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Rutan Ambon dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberantas narkoba.

“BNNP Maluku sangat terbuka untuk berkolaborasi. Kami percaya bahwa sinergi seperti ini akan memberikan dampak positif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan lapas dan rutan,” kata Joice.

Ia menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai program pembinaan melalui edukasi, kampanye anti-narkoba, serta pelatihan teknis bagi petugas.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti di tahap koordinasi, tetapi berlanjut dalam bentuk program nyata yang menyentuh langsung aspek pembinaan dan pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ferdika menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tak hanya ditentukan oleh kegiatan semata, tetapi juga lingkungan yang kondusif, aman, dan bebas dari zat terlarang.

“Lingkungan yang bersih dari narkoba adalah fondasi proses rehabilitasi dan pembinaan. Koordinasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal kami,” tegasnya.

Rutan Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan melalui pendekatan kolaboratif, deteksi dini, edukasi berkelanjutan, serta penguatan mental WBP agar menjauhi narkotika.

Dengan terjalinnya koordinasi lintas instansi ini, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, sehat, dan produktif guna mendukung proses pembinaan secara maksimal.(Rls)

Baca Juga: Dari Tangis Dini Hari Menjadi Harapan: Hana, Nama untuk Bayi di Teras Warung

Komentar