VoxLampung, Bandar Lampung – Dalam rangka menjalin silaturahmi, Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Lampung menggelar buka bersama di Cafe Kopi Legend Bandar Lampung, Minggu sore, 16 Maret 2025.
Ketua DPW BKPRMI Lampung Ahmad Khoirudin Syam mengatakan, diadakannya kegiatan ini, guna mempererat tali silaturahmi antar anggota serta memperkokoh soliditas organisasi BKPRMI dalam menyongsong pelantikan pengurus BKPRMI periode 2025-2030, yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir April atau awal Mei.
“Momentum ini, ada beberapa poin yang saya ingin sampaikan. Pertama kedepannya ingin memperkuat struktur Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPTKA) agar lebih efektif dalam mendidik generasi Qur’ani,” ujar Bang Syam, sapaan akrabnya.
Lanjutnya, hal yang kedua yakni mengembangkan dan memberdayakan remaja masjid. Meningkatkan peran dan aktivitas remaja masjid di seluruh Lampung agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
“Dan yang ketiga memperkuat peran BKPRMI dalam memakmurkan masjid dan mendorong pengurus masjid untuk lebih aktif dalam mengelola dan menghidupkan masjid, sekaligus mendukung kegiatan remaja masjid agar lebih bermanfaat bagi masyarakat,” papar Bang Syam.
Dia berpesan, di era saat ini, jangan sampai terjebak dalam pergaulan bebas, menyimpang, dan aktivitas negatif yang jauh dari norma sosial dan nilai agama. Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi semua pihak. Penyimpangan yang marak terjadi di antaranya pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan lainnya.
“Di sinilah peran Remaja Masjid (Risma) menjadi sangat strategis. Jika Risma di setiap masjid aktif dan berdaya, maka mereka bisa menjadi wadah positif bagi para remaja, mengalihkan mereka dari hal-hal negatif menuju kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah,” ungkapnya.
“Oleh karena itu, pengurus masjid harus mengambil peran lebih besar dalam menghidupkan dan mengaktifkan kembali Risma. Dengan membina dan mendukung kegiatan remaja masjid, kita bukan hanya menyelamatkan generasi muda dari kehancuran moral, tetapi juga membangun komunitas yang lebih kuat, religius, dan berakhlak mulia,” pungkas Bang Syam.(Rls)







Komentar