VoxLampung.com, Bandar Lampung –
Korem 043/Gatam memberi bantuan untuk anak yatim di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin Bandar Lampung. Diwakili oleh Kasiter Korem 043/Gatam Kolonel Infanteri Wilis Risa Wilsi, sejumlah bahan kebutuhan pokok diserahkan kepada Pimpinan Ponpes KH Ismail Zulkarnain.
Adapun bantuan yang diberikan yakni beras, minyak goreng, gula, dan sejumlah bahan pangan lainnya, merupakan bentuk kepedulian Korem 043/Gatam kepada sesama, di bulan Ramadan, yang juga dalam situasi Pandemi Covid-19.
“Danrem ingin memberikan bantuan atau berbagi kepada yang membutuhkan. Kami memberikan bantuan beras, minyak goreng, dan gula. Ada dua lokasi (penerima bantuan), yaitu Ponpes Riyadhus Sholihin dan panti asuhan di Jatimulyo,” kata Kolonel Wilis.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnain atau yang akrab disapa Abah Ismail, menyambut baik kunjungan dari Korem 043/Gatam dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah hari ini kedatangan tamu dari Korem, diwakili Kolonel Wilis. Kami berterima kasih karena sudah diperhatikan oleh Danrem.
Kepedulian Korem terhadap Ponpes, semoga menjadi agenda rutin, untuk menyantuni anak yatim di sini,” kata Abah Ismail.
Perwakilan Korem juga turut menyampaikan beberapa pesan kepada para santri, agar menjadi santri yang tangguh, dan pantang menyerah mengejar cita-cita.
“Mereka memberikan motivasi kepada anak yatim agar semangat belajar supaya jadi orang sukses, mandiri, dan berguna bagi bangsa dan agama,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Ponpes Riyadhus memiliki 200 lebih santri yatim piatu dan dhuafa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka diberikan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, dan berbagai kebutuhan sehari-hari secara gratis.
Selama Ramadan, para santri berlomba-lomba dalam melakukan ibadah dan kegiatan positif. Di antaranya, yakni khatam Alquran.
“Setiap hari mereka mengaji, untuk khatam Alquran. Dalam sebulan, kalau lebih dari 10 kali khatam, maka akan dapat bonus hadiah,” ujar Abah Ismail.
Menjelang lebaran, para santri bakal dibelanjakan baju baru dan alat salat baru. Tak hanya itu, Abah Ismail juga memberikan sejumlah uang kepada para santri yang akan pulang ke rumahnya masing-masing, untuk berlebaran bersama keluarga.
“Menjelang lebaran, santri pulang ke rumah masing-masing, diberi uang saku, untuk diberikan kepada orang tua mereka. Kan mau lebaran, untuk beli ayam, atau kebutuhan lebaran,” pungkasnya. (*)





Komentar