VoxLampung.com, Sleman – Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Kamis, 4/3/2021, dini hari. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologì Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut, awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 4 Maret 2021 tadi terjadi pada pukul 03:57 WIB.
“Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 38 mm dan durasi 123 detik, estimasi Jarak luncur 1.200 meter ke arah Barat Daya,” ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida.
Pada periode pengamatan Kamis, 4/3/2021, Hanik menyebut cuaca di puncak Merapi pada umumnya cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 13-23 °C, kelembaban udara 69-71 %, dan tekanan udara 837-936 mmHg.
Secara visual gunung terlihat jelas dan asap kawah tidak teramati. Selain teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1.200 meter mengarah ke barat daya, pihaknya juga mencatat 25 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya.
Aktivitas kegempaan lain adalah gempa guguran sebanyak 35 kali dengan amplitudo 3-18 mm dan berdurasi 11-112 detik. Gempa hembusan terjadi 1 kali dengan amplitudo 5 mm dan berdurasi selama 13 detik.
“Merapi tetap Siaga sejak 5 November 2020,” tambahnya.
Sementara pada masa pengamatan Rabu, 3/3/2021, pukul 18:00-24:00 WIB, cuaca di puncak Merapi terlihat cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut. Gunung terlihat jelas dan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.
Teramati 9 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya. Untuk gempa guguran terjadi 40 kali dengan amplitudo 4-18 mm dan berdurasi 11-91 detik. Gempa hembusan sebanyak 3 kali dengan amplitudo 4-5 mm dan berdurasi 11-13 detik.
Menurut Hanik, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.
“Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak,” Kata dia. (Tuti)







Komentar