VoxLampung.com, Bandar Lampung – Aktor sekaligus musisi Iqbaal Ramadhan adalah salah satu publik figur yang peduli terhadap isu lingkungan. Iqbaal ingin dirinya berkontribusi untuk bumi, mengurangi efek perubahan iklim, dimulai dari hal kecil di kehidupan sehari-hari.
Pemeran utama dalam film Dilan itu mengaku lebih memilih membeli baju dan barang bekas, ketimbang membeli yang baru. Hal itu ia lakukan lantaran untuk mengurangi limbah baju bekas dan penggunaan bahan baku pakaian yang berasal dari alam.
“Saya senang berbelanja di Thrift Store atau toko barang bekas yang harganya terjangkau bagi mahasiswa. Barang-barang yang didapat dari Thrift Store ini mendidik kita untuk menerapkan konsep re-use sehingga lebih ramah lingkungan,” Kata Iqbaal dalam sesi diskusi acara peluncuran Kampanye Be Seen Be Heard oleh The Body Shop® Indonesia via Zoom, Senin, 30/5/2022.
Iqbaal yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Monash University, Melbourne, Australia, juga menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam aktifitas kesehariannya. Iqbaal membiasakan diri untuk menghemat air, dan meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai.
“Beberapa aksi yang bisa kita jalankan dari sekarang adalah dengan selalu membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi konsumsi kantong plastik,” Kata mantan personel Coboy Junior itu.
Baca Juga: The Body Shop® Indonesia Ajak Kaum Muda Aksi Nyata dan Bersuara Lantang dalam Isu Perubahan Iklim
Tak hanya itu, Iqbal juga meminimalisir adanya makanan yang terbuang. Ia selalu memasak atau membeli makanan secukupnya agar tak ada sampah makanan. Menurutnya, menjadi change maker dalam hal berperan aktif terhadap efek perubahan iklim tidak perlu dimulai dengan hal-hal yang kompleks.
“Sekecil apapun langkahmu dalam mengurangi efek perubahan iklim, jangan ragu untuk menyuarakannya melalui media sosial, ataupun dalam percakapan sehari-hari dengan teman-teman kita. Suara kita dapat menginspirasi lebih banyak lagi kaum muda dalam mencegah efek perubahan iklim,” lanjut Iqbaal.
Perubahan iklim adalah isu yang paling mengkhawatirkan dan telah mempengaruhi kehidupan masyarakat. Efek dari perubahan iklim seperti kenaikan suhu dan perubahan suhu yang ekstrem, musim kering dan hujan yang tidak konsisten, hingga bencana alam yang kian sering terjadi. (*)







Komentar