oleh

Liga 1 dan 2 Dibatalkan PSSI, Badak Lampung: Kami Kecewa

Voxlampung.com, Jakarta – Rapat komite eksekutif (Exco) PSSI pada Rabu, 20 Januari 2021 secara resmi memutuskan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dibatalkan.

Dalam rapat Exco tersebut PSSI tak hanya mengeluarkan keputusan soal pembatalan Liga 1 dan Liga 2. Namun, ada sejumlah keputusan lainnya. PSSI menegaskan bahwa tidak ada klub yang menjadi juara dan terdegradasi.

Kemudian, ihwal peserta kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020. Lalu terakhir, kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing klub.

”Berdasarkan masukan dan kemudian Exco PSSI membahasanya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2 itu. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan,” kata ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, dikutip laman resmi PSSI.

Lantas, bagaimana dengan Badak Lampung Fc?

Manajer BLFC, Dany Aulia menerangkan, ia sudah mengetahui pembatalan Liga 2 musim 2020. Menurutnya perihal pembayaran gaji untuk para pemain sudah terpenuhi sesuai surat anjuran PSSI. Nilai kontraknya jadi 60 persen.

“Jadi sesuai kewajiban sudah kita penuhi,” jelasnya dikutip dari Idn Times.

Lebih lanjut Dany menyampaikan, pihaknya mengaku kecewa dengan keputusan itu, banyak klub lain juga kecewa dengan keputusan PSSI membatalkan Liga 1 dan 2.

Baca juga: Damar Desak Polda Lampung Tuntaskan Kasus Asusila Penyandang Disabilitas

“Kenapa baru sekarang diputuskan liganya disetop. Kemarin waktu bulan Oktober kenapa gak langsung diputuskan. Oke force majeure kita gak usah menyelenggarakan kompetisi. Jadi otomatis klub harus tetap membayar gajinya kan kepada pemain? Tapi kalau hari itu ada keputusan tidak ada kompetisi ya otomatis kan ibarat kata kita diimingi-imngi kita tunggu tahunya gak jadi,” Ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sembari menunggu kabar kompetisi yang belum ada kejelasannya, Badak Lampung Fc membuat program seperti kepelatihan untuk pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai kontribusi Badak Lampung terhadap pelatih yang ada di Provinsi Lampung.

“Kalau kami dapat izin dari kepolisian, kami mau buat festival usia 11 di Lampung. Serta kalau memang nanti diizinkan direksi kami juga akan menyeleksi tim U 19 di Lampung untuk meregenerasi calon-calon pemain Badak Lampung ke depan,” terang Dany.(*)

Komentar