VoxLampung.com, Tubaba — Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi, mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi wadah untuk menghidupkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Dwita Ria saat melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (30/8/2026).
Menurut Dwita Ria, koperasi memiliki posisi strategis dalam membangun perekonomian masyarakat karena dijalankan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Nilai tersebut sejalan dengan Pancasila yang menempatkan musyawarah, persatuan, dan keadilan sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan berbangsa.
“Melalui koperasi, masyarakat dapat membangun kekuatan ekonomi secara bersama-sama. Ini merupakan bentuk nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dwita Ria.
Ia mengatakan, pengembangan Koperasi Merah Putih juga memiliki landasan konstitusional melalui Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Karena itu, keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendukung ketahanan ekonomi daerah.
Dwita Ria menilai, koperasi dapat dikembangkan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. Mulai dari membuka akses usaha bagi masyarakat, memperkuat sektor pangan, hingga mendorong peningkatan kesejahteraan.
Di sisi lain, ia mengingatkan agar semangat Bhinneka Tunggal Ika juga menjadi bagian dari pengelolaan koperasi. Perbedaan latar belakang masyarakat, kata dia, tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama dan membangun usaha secara bersama-sama.
“Jadi, Koperasi Merah Putih bukan hanya soal ekonomi. Di dalamnya ada semangat persatuan, gotong royong, musyawarah, dan keadilan sosial. Inilah cara kita membumikan 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Dwita Ria berharap masyarakat semakin memahami bahwa penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi bukan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi sekaligus memperkokoh persatuan dan ketahanan nasional.(Rls)







Komentar