oleh

PLN UID Lampung Hemat Biaya Operasional hingga 61 Persen Lewat Kendaraan Listrik

VoxLampung.com, Bandar Lampung — Transisi kendaraan listrik di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional perusahaan. Hingga Mei 2026, sebanyak 51 unit kendaraan listrik telah dioperasikan untuk mendukung aktivitas layanan di seluruh wilayah kerja PLN UID Lampung.

Penggunaan kendaraan tersebut dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas kerja petugas di lapangan. Selain lebih hemat energi, kendaraan listrik juga memiliki biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan transisi menuju kendaraan listrik menjadi langkah strategis perusahaan dalam menciptakan operasional yang lebih efisien dan modern tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

“Penggunaan kendaraan listrik memberikan efisiensi yang signifikan, baik dari sisi biaya energi maupun perawatan. Berdasarkan evaluasi operasional, penggunaan kendaraan tersebut mampu memberikan penghematan biaya operasional hingga 61 persen dibandingkan kendaraan konvensional. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan operasional yang lebih optimal tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Rizky, Kamis, 21/5/2026.

Menurut Rizky, efisiensi tersebut tidak hanya berasal dari berkurangnya konsumsi bahan bakar, tetapi juga dari sistem operasional kendaraan yang lebih sederhana sehingga biaya pemeliharaan menjadi lebih rendah.

Di lapangan, penggunaan kendaraan listrik juga dirasakan langsung manfaatnya oleh petugas. Salah satu pegawai PLN UID Lampung, Edi, mengatakan kendaraan non BBM lebih praktis dan nyaman digunakan untuk menunjang mobilitas kerja sehari-hari.

“Pengoperasiannya lebih praktis dan nyaman digunakan sehari-hari. Tenaga kendaraan juga responsif saat digunakan di berbagai kondisi jalan, sehingga cukup membantu mobilitas pekerjaan di lapangan,” kata Edi.

Ia menambahkan, kendaraan listrik tetap responsif saat digunakan di jalur menanjak dan tidak memerlukan pengisian bahan bakar minyak, sehingga lebih efisien untuk operasional harian.

Selain itu, kendaraan yang digunakan PLN UID Lampung memiliki daya jelajah sekitar 350 hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya listrik. Kemampuan tersebut dinilai mampu menunjang aktivitas operasional tanpa frekuensi pengisian energi yang terlalu tinggi.

Kondisi itu turut berkontribusi terhadap penghematan waktu dan peningkatan produktivitas kerja di lapangan. Penggunaan energi listrik sebagai pengganti bahan bakar minyak juga membuat pengeluaran operasional harian menjadi lebih terkendali dalam jangka panjang.

Ke depan, PLN UID Lampung menyatakan akan terus mendorong modernisasi layanan melalui penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(Rls)

Komentar