VoxLampung.com, Bandar Lampung — Real Estat Indonesia (REI) menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 sebagai titik balik kebangkitan industri properti di tengah kondisi sektor yang belum sepenuhnya pulih. Dari Lampung, semangat kebersamaan dan solidaritas digaungkan untuk mengembalikan kepercayaan pasar.
Ketua Panitia HUT ke-54 REI, Joko Santoso, menegaskan tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti” bukan sekadar slogan, melainkan respons atas tantangan yang dihadapi industri saat ini.
“Industri properti membutuhkan kepercayaan sebagai pondasi. Tanpa itu, sulit untuk tumbuh. Karena itu, kebersamaan dan solidaritas menjadi kunci agar kita bisa bangkit bersama,” ujar Joko dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Senin, 4/5/2026.
Ia mengungkapkan, kesiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai 90 persen. Namun, peringatan HUT tahun ini tidak hanya difokuskan pada seremoni, melainkan dirancang sebagai gerakan kolektif untuk memperkuat ekosistem properti nasional.
Rangkaian kegiatan disusun melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Salah satunya melalui agenda “Ngopi Pay” bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Mahan Agung, yang menjadi simbol kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha.
Selain itu, kegiatan bakti sosial bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menjadi bentuk komitmen bahwa industri properti juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
REI turut membuka ruang partisipasi yang lebih luas dengan melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai agenda, termasuk kegiatan reuni, kontemplasi, hingga fun game yang bertujuan memperkuat jejaring dan solidaritas antaranggota.
Tak hanya itu, forum bisnis yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung diproyeksikan menjadi katalis baru dalam mendorong pertumbuhan sektor properti. Forum ini diharapkan mempertemukan pelaku industri, investor, serta pemangku kebijakan dalam satu ruang strategis.
“Forum bisnis ini bukan hanya ajang bertemu, tapi tempat membangun kepercayaan dan membuka peluang kolaborasi baru,” kata Joko.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, REI menegaskan bahwa kebangkitan industri properti tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi, kepercayaan, serta langkah bersama untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Dari Lampung, pesan itu ditegaskan: saatnya industri properti bangkit, bersama.(rls)







Komentar