oleh

Komitmen Lestarikan Budaya, Mighrul Lappung Bersatu Gelar FGD Penulisan Buku Kuliner Lampung

VoxLampung, Bandar Lampung — Sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya lokal, khususnya di bidang kuliner, Dewan Pimpinan Pusat Mighrul Lappung Bersatu (MLB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Merajut Rasa, Menjaga Warisan: Kuliner Lampung sebagai Identitas Budaya”, pada Rabu, 18 Juni 2025.

Acara yang digelar di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung ini dihadiri oleh tokoh budaya, akademisi, pegiat kuliner, serta perwakilan komunitas perempuan dan adat.

Dua narasumber utama dihadirkan dalam FGD ini, yakni Arman Arifin Zainal, peneliti naskah kuno Lampung yang dikenal sebagai pelacak jejak sejarah dan identitas lokal, serta Renny Andaryanie S, penggiat kuliner Lampung yang konsisten mempromosikan cita rasa khas daerah ke publik nasional.

Ketua Umum MLB, Ir. Dwita Ria Gunadi, M.I.Kom, yang juga bergelar adat Ibuan Migo, menegaskan bahwa FGD ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang MLB dalam melestarikan kekayaan budaya Lampung, terutama dari sisi kuliner.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kuliner khas Lampung tak hanya sekadar dinikmati, tetapi juga dikenali sebagai bagian penting dari identitas budaya. Dokumentasi ini menjadi langkah konkret agar warisan rasa Lampung tetap hidup di tengah gempuran budaya global,” ujar Dwita Ria.

FGD ini menjadi langkah awal dari penyusunan Buku Kuliner Lampung yang akan memuat resep tradisional, cerita sejarah, dan nilai-nilai filosofis di balik sajian khas masyarakat Lampung. Buku ini dirancang sebagai sumber inspirasi dan edukasi, baik bagi generasi muda maupun pelaku usaha kuliner lokal.

Dalam prosesnya, MLB menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas wanita tani dan pelaku UMKM kuliner, sebagai bentuk nyata pelibatan publik dalam menjaga dan merawat warisan budaya daerah.(Rls)

Baca Juga: DPP Mighrul Lappung Bersatu Adakan Seminar “Perempuan Bercerita, Ayo Bersuara”

Komentar