oleh

1.200 Warga Binaan Rutan Bandar Lampung Jalani Skrining TBC

VoxLampung, Bandar Lampung – Sebanyak 1.200 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung menjalani skrining khusus penyakit menular Tuberculosis (TBC). Pelayanan ini guna meminimalisir penyebaran penyakit TBC bagi narapidana dan tahanan.

Kepala Rutan Bandar Lampung Iwan Setiawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.06-PK.06.07-710.

Surat Edaran itu tentang Skrining TBC dengan Intervensi rontgen dada untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif di dalam komunitas, khususnya Lapas Rutan.

“Pada hari ini Rutan Bandar Lampung melakukan skrining TBC bagi warga binaan. Ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, kurang lebih di 33 provinsi, dengan 374 Lapas dan Rutan di seluruh wilayah Indonesia,” kata Iwan kepada awak media di Rutan Bandar Lampung, Rabu, 1/11/2023.

Warga binaan Rutan Bandar Lampung menjalani skrining penyakit TBC. | VoxLampung

Pemeriksaan secara screening dilakukan selama 7 hari kedepan. Dalam melakukan skrining TBC ini, Rutan Bandar Lampung bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, melakukan pemeriksaan terhadap 200 orang dalam sehari.

“Apabila warga binaan memang ada yang terdeteksi TBC, akan kami pisahkan ruangannya dan akan diberikan pengobatan rutin, yaitu selama enam bulan minum obat rutin,” jelas Iwan.

Iwan bilang, sebelum dilakukan pemeriksaan, diketahui terdapat satu warga binaan yang mengidap TBC paru. Namun, kini warga binaan tersebut sudah dipisahkan di sel berbeda guna mengantisipasi penularan terhadap warga binaan lain. (*)

Komentar