VoxLampung.com, Bandar Lampung – Indosat Ooredo membuktikan peran dan baktinya untuk negeri. Perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia itu, berkomitmen mendukung pemberdayaan anak muda melalui pemanfaatan teknologi yang inklusif dan penyaluran bakat digital.
Melalui program SheHacks dan IDCamp, Indosat Ooredoo bahkan memberikan peluang luas tak hanya kepada anak muda pada umumnya, namun juga terhadap anak muda penyandang disabilitas. Indosat Ooredoo menilai, semua orang punya kesempatan dan peluang yang sama untuk sukses.
Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para penyandang disabilitas di negeri ini. Di mana, selama ini mereka kesulitan mengembangkan diri lantaran minimnya fasilitas. Padahal, berdasarkan data berjalan 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,5 juta atau sekitar lima persen dari jumlah penduduk.
Terlebih, melansir laman resmi Kemensos, data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018 mengungkapkan, akses informasi penyandang disabilitas dalam penggunaan ponsel atau laptop hanya 34,89 persen, sedangkan non-disabilitas 81,61 persen. Sementara, akses internet penyandang disabilitas 8,50 persen sedangkan non disabilitas 45,46 persen.
Program SheHacks dan ODCamp, sejatinya memiliki satu tujuan yang sama, yakni mencari solusi real-life yang aplikatif bagi pertumbuhan talenta digital dan ekonomi digital di Indonesia.
Program SheHacks 2021 merupakan sebuah program inovasi untuk memberdayakan perempuan Indonesia di bidang teknologi. Lantas, melalui program itu, Indosat Ooredoo telah mengumumkan Ruang Terang, sebuah aplikasi yang ramah disabilitas, sebagai salah satu pemenangnya di tahun ini.
SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang menjelaskan, aplikasi Ruang Terang memberikan solusi bagi penyandang disabilitas dengan menciptakan ruang yang lebih luas dalam mengakses pendidikan formal dan informal. Tak hanya itu, aplikasi ini terhubung dengan komunitas disabilitas.
“Platform Ruang Terang ini dikembangkan oleh Tim Triasih, yang terdiri dari tiga perempuan berprestasi, yaitu Jihan Nurul Qomariah Khalishah, Rizki Alfitri Ramadhani, dan Alifia Putri,” Jelas Steve, melalui keterangan tertulisnya, beberapa waktu lalu.
Steve bilang, Ruang Terang memiliki tiga layanan ramah disabilitas yang berbasis aplikasi web, yaitu Smart Room, Creative Room, dan Inclusion Room. Fungsinya, untuk meningkatkan taraf pendidikan, skill personal, dan awareness bagi penyandang disabilitas.
Ruang Terang, lanjut Steve, berbeda dengan platform edukasi pada umumnya, lantaran menghadirkan video tutorial penggunaan bahasa isyarat dan huruf braille. Kemudian, menyediakan fitur talkback, live transcription, group chat, live chat dengan tutor, forum diskusi bagi orang tua, dan juga konsultasi dengan psikolog bagi orang berkebutuhan khusus.
Indosat Ooredoo melakukan pendampingan selama empat bulan kepada Triasih dan tim nya, yang mengembangkan solusi Ruang Terang dan menawarkan kepada mitra global potensial untuk kemungkinan pengembangan bahkan pendanaan solusi tersebut.
“Kami percaya bahwa upaya pemanfaatan teknologi digital harus bersifat inklusif agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” Kata dia.
Selain melalui Program SheHacks, Indosat Ooredoo juga memberikan beasiswa untuk mencetak developer/programmer muda Indonesia dari penyandang disabilitas, yang siap bersaing di dunia ekonomi digital melalui program IDCamp.
IDCamp telah memberikan beasiswa belajar coding bagi 1.512 penyandang disabilitas sejak diluncurkan pada tahun 2019 lalu. Bahkan pada akhir program, Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Dicoding untuk membantu talenta digital lulusan terbaik IDCamp memperoleh sertifikasi dan akses pengembangan karir dalam meraih peluang kerja yang lebih baik.
“Program-program yang kami kembangkan ini hadir dengan komitmen dan tujuan sederhana yaitu untuk memberdayakan generasi muda melalui pemanfaatan teknologi digital secara inklusif dan penyaluran bakat digital, yang juga menyasar penyandang disabilitas,” Ungkap Steve.
“Melalui komitmen ini, Indosat Ooredoo memastikan bahwa generasi muda dapat berkontribusi aktif dalam upaya membangun bangsa Indonesia sebagai Digital Nation,” Pungkasnya.(*)







Komentar