VoxLampung.com, Bandar Lampung – Jagad media sosial dibuat heboh lantaran akun Instagram Lambe Turah mengunggah video ribuan warga mengantre vaksin massal di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, pada Sabtu, 3/7/2021. Sontak saja para warga net dibuat riuh oleh hal tersebut.
Video berdurasi sekitar 13 detik itu diposting sekira pukul 15:40 WIB. Dalam video terlihat warga berjubel, walau terlihat ada yang memakai masker, namun tetap saja kerumunan tak bisa terelakkan. Hingga berita ini dibuat, video tersebut telah tayang 2,3 juta kali dan menghasilkan lebih dari 12 ribu komentar.
Beragam komentar disampaikan warga Net dan menghiasi kolom komentar akun gosip nomor 1 di Indonesia itu.
“Klaster Vaksin,” tulis akun Icaricature dengan disertai emoticon sedih.
Kemudian, akun @mutiaraok, memberikan saran untuk pelaksanaan vaksinisasi agar tidak menimbulkan kerumunan.
“Kenapa vaksinnya ga per RT aja, kalo kayak gini situasi nya sama aja kan mengumpulkan massa di satu tempat, jadi sekarang kalo kena covid jawab aja, kena saat antri vaksin,” tulis @mutiaraok.
Selanjutnya, akun Ardhidwinugroho. Ia berkomentar mengapa di depan berjubel namun di dalam terlihat jaga jarak.
“Ngantrinya berjubel, tapi di dalam duduknya dipisah (untuk apa),” tulisnya.
Kemudian, ada akun yang menduga, sepulang dari antre itu, bisa saja warga justru terpapar virus Covid-19.
“Pulang vaksin, positif,” tulis akun Giffa Riyana.
Selain itu, ada juga yang melihatnya bahwa kejadian ini sesuatu yang miris, lantaran di daerah Jawa-Bali sedang dilaksanakan PPKM darurat
“PPKN OYYY,” pungkas akun Bangkok.Kalahan.
Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi massal tersebut digelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Bahkan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga sempat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi itu.
Setelah terjadi kerumunan dan menjadi sorotan media, Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung dipimpin langsung oleh Walikota Eva Dwiana langsung mengambil tindakan dengan membubarkan kerumunan. Eva meminta warga, khususnya yang memiliki KTP Kota Bandar Lampung untuk mengikuti vaksinasi di Puskesmas terdekat. (Riduan)







Komentar