VoxLampung.com, Bandar Lampung – Gerai Bakso Son Hajisony atau Bakso Sony membuat pengumuman yang membuat sebagian besar pecinta bakso di Lampung bersedih. Pasalnya Bakso Sony berencana berhenti beroperasi di Kota Bandar Lampung.
Melalui spanduk orange yang terpampang di seluruh gerai bakso di seluruh Bandar Lampung, Bakso Sony menuliskan pesan perpisahan.
“Kami dari management Bakso Son Hajisony, ingin memberitahukan bahwa Baksi Son Hajisony akan memfokuskan perkembangan usaha di luar Kota Bandar Lampung dan outlet yang ada di Bandar Lampung mungkin akan segera ditutup dan dipindahalihkan ke luar kota. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan pelanggan selama 40 tahun. Hormat Kami pegawai dan pengurus Baksi Son Hajison,” tulis managemen Bakso Sony.
Selain pesan perpisahan, pihak Bakso Sony juga menulis di spanduk dengan warna senada, yang menginformasikan bahwa gerai di luar Bandar Lampung masih beroperasi
“Mohon maaf outlet UBL tutup, kami rekomendasikan untuk mengunjungi outlet cabang Natar dan cabang Jatimulyo,” lanjutnya.
Sementara itu, kabar perpisahan bakso sony pun sampai ke media sosial, melansir instagram @lampuung ribuan komentar menghiasi postingan ihwal penutupan gerai Bakso Sony. Ada komentar yang menghibur, ada pula yang mengkritisi kebijakan Pemkot Bandar Lampung.
“Masih ada tekwan yang secengan, jadi warga Bandar Lampung jangan panik,” tulis akun Apinggo Tri Apmoyo.
“Kecewa banget lah, kenapa harus ditutup,” komentar akun Tyaw 07.
“Yang dipinta itu bukan uang Sony, tapi uang custemer yang sudah membeli dan membayar pajak 10%,” pungkas akun Dena Risla.
Untuk diketahui, penutupan gerai Bakso Sony di Kota Tapis Berseri ini diduga buntut dari penyegelan yang dilakukan oleh Pemkot Bandar Lampung beberapa waktu lalu terhadap sejumlah gerai Bakso legendaris itu.
Penyegelan, menurut Pemkot adalah dalam rangka menindaklanjuti Perda nomor 6 tahun 2018 tentang sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik. Dimana, Bakso Sony belum menyelesaikan tunggakan pajak dan pemaksimalan penggunaan tapping box atau alat perekam transaksi. (Riduan)







Komentar