oleh

Tingginya Animo Masyarakat, Program Diskon Rp1.000 Pertalite Dilanjutkan

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Sumbagsel bakal melanjutkan Program Langit Biru (PLB) ke tahap 2, setelah sebelumnya melaksanakan PLB tahap 1 di Kota Bandar Lampung sejak 14 Maret 2021 hingga 13 Mei 2021 mendatang.

Kini, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Sumbagsel akan melanjutkan PLB ke tahap 2, rencananya program ini akan dimulai pada Jumat, 14 Mei 2021 pukul 00.00 WIB.

Program ini dinilai telah berhasil mengedukasi masyarakat pengguna Premium untuk beralih menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan seperti Pertalite dan bahkan Pertamax.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II Umar Ibnu Hasan menjelaskan, pada tahap 2 ini jumlah SPBU yang mengikuti PLB masih sama dengan PLB tahap 1, yaitu 27 SPBU di Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA: Prospek Cuaca 3 Hari Kedepan, BMKG Prediksi Lampung Diguyur Hujan Saat Lebaran

27 SPBU itu yakni SPBU 2335101, SPBU 2335124, SPBU 2335127, SPBU 2435131, SPBU 2435133, SPBU 2435134, SPBU 2435135, SPBU 2435136, SPBU 2435137, SPBU 2435238, SPBU 2435239, SPBU 2435240, SPBU 2435242, SPBU 2435244, SPBU 2435246, SPBU 2435353, SPBU 2435174, SPBU 2435177, SPBU 2435193, SPBU 24351102, SPBU 24351112, SPBU 24351113, SPBU 24351125, SPBU 24351126, SPBU 24352127, SPBU 24351137, dan SPBU 24351140.

“Seperti PLB tahap 1, sasaran PLB tahap 2 ini pun masih sama yakni diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, roda tiga, ambulance plat merah, serta taksi dan angkot plat kuning,” ungkap Umar dikutip Kontan.co.id.

Lebih lanjut Umar menerangkan, saat ini konsumsi harian BBM Pertalite sebesar 376 KL atau meningkat sebesar 90,6% dibandingkan dengan kondisi sebelum PLB. Sementara, konsumsi harian BBM Pertamax saat ini sebesar 101 KL atau meningkat 23,9% dibandingkan sebelum PLB.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Peserta JKN-KIS Tetap Bisa Peroleh Layanan Kesehatan Maksimal di Faskes

“Manfaat penggunaan BBM dengan oktan yang tinggi ini juga akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, terutama bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” jelas Umar.

Disinggung soal harga, Umar menegaskan, harga tetap dengan selisih yang sebelumnya dilakukan saat PLB pertama. Yaitu selisih Rp 1.000 dari harga Pertalite normal.

“Pada tahap 2 ini, Pertalite Khusus PLB dihargai Rp6.850,- dari harga Pertalite normal,” pungkas Umar.(Riduan)

Komentar