VoxLampung.com, Lampung Timur – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite IV, Abdul Hakim kembali menggelar dialog dan serap aspirasi masyarakat dalam masa reses di Desa Labuhan Ratu Baru, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Sabtu, 17/4/2021.
Abdul Hakim didampingi Tim ahli dan PT PNM Mekar area Way Jeparabm yakni Astri Puji Rahayu. Hal ini dilakukan dalam rangka menjalankan amanah sebagai penyambung lidah rakyat dan mendengarkan secara langsung dari konstituen.
Pada kesempatan itu, Abdul Hakim mengatakan, di Komite IV DPD RI, salah satu yang dibidangi yaitu Koperasi dan UMKM. Atas dasar itulah banyak upaya yang terus dilakukan.
BACA JUGA: Reses, Abdul Hakim Dorong Kampung Karang Jawa Lamteng Jadi Kampung Sejahtera
“Oleh karena itu, kami ingin mendengar aspirasi dari warga desa Labuhan Ratu baru ini. Salah satunya kami ingin mendengar dampak dari usaha pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Karena UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita,” Kata Abdul Hakim, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima hari ini.
Upaya pemerintah dalam penanganan percepatan pemulihan ekonomi bisa melalui koperasi atau simpan pinjam. Salah satu perusahaan BUMN yang memfasilitasi itu yaitu PT PNM agar bisa mengakses permodalan pelaku usaha .
“Dampak dari Covid-19 ini telah mematikan sektor UMKM sebesar lebih dari 60% , sehingga ini salah satu usaha kita mendorong pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan sektor UMKM tersebut, ” Ungkap Abdul Hakim.
BACA JUGA: Nekat Mudik, Harus Siap-Siap Kendaraan Disita Oleh Pihak Kepolisian
Sementara itu, Sekertaris Desa Labuhan Ratu Baru, Bambang Setia Budi menambahkan, pihaknya senang dikunjungi Abdul Hakim karena diharapkan membawa hal baik bagi desa.
“Alhamdulillah desa kami dikunjungi anggota DPD RI. Semoga bisa menyerap dan membawa aspirasi kami ke pusat, dan semoga menjadi celah untuk desa kami masuk ke link di pusat atau di kementerian,” Ungkapnya.
Asri Puji Rahayu, Koordinator Area PT PNM Mekar Way Jepara pun sedikit memberikan penjabaran mengenai kondisi nasabah Mekar di sana.
“Ada banyak nasabah kami yang terkena dampak Covid-19 dan sedikit banyak pinjaman dari PT PNM Mekar, ada sekitar 2.500 lebih nasabah yang berada di area Way Jepara ini,” Paparnya. (*)







Komentar