Voxlampung.com, Tanggamus – Setelah berlayar sejak 9 Februari 2021 dari galangan Japan Marine United (JMU) Ariake Shipyard, Jepang, Kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) PERTAMINA PRIDE milik Pertamina International Shipping (PIS) yang merupakan Sub Holding PT Pertamina (Persero) telah tiba di Indonesia.
Kapal ini siap menunjang penyaluran pasokan energi nasional. Tanker raksasa ini dibangun di galangan JMU sejak tahun 2018.
Kesiapan tersebut ditandai dengan peresmian oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir langsung di Teluk Semangka Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Kamis, 15 April 2021.
Didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama PIS Erry Widiastono dan Komisaris Utama PIS A. Junaedy Ganie, Menteri BUMN Erick Thohir juga menyempatkan naik ke atas VLCC PERTAMINA PRIDE.
Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan apresiasi upaya Pertamina dalam melakukan transformasi dan menghadirkan value creation, sehingga dapat menjadi perusahaan global.
Menurut Erick, pemerintah mendukung penuh langkah Pertamina Internasional Shipping menjadi integrated Logistic and Marine Solution Company dan global player.
BACA JUGA: Gubernur Arinal Perjuangkan Masalah Perbedaan Bea Masuk Ekspor dan Siap Lapor ke Pusat
“Pertamina harus kembali ke masa kejayaannya di tahun 70-an, menjadi global player dan siap bersaing yang didasari oleh Good Corporate Governance,”ucap Menteri Erick, melansir instagram kementerian BUMN.
Hadirnya VLCC PERTAMINA PRIDE di perairan Indonesia menunjukkan fokus PT PIS sebagai perusahaan shipping yang terdepan di tingkat nasional dan regional. Mari kita maju bersama dengan kekuatan penuh menyongsong masa depan PIS: Shipping the energy worldwide, energizing the nation.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan investasi yang dilakukan dengan menghadirkan 2 kapal yakni Pertamina Pride dan Pertamina Prime ini sejalan dengan arahan pemegang saham untuk go global.
BACA JUGA: Nekat Mudik, Harus Siap-Siap Kendaraan Disita Oleh Pihak Kepolisian
“Kedua kapal ini akan melayani pasar luar negeri dan mengangkut crude dari Aramco ke Indonesia. Dengan kapal sendiri kita memiliki fleksibilitas yang lebih karena Pertamina memiliki cadangan di luar negeri dan produksi 110 ribu barel per hari,” ujar Nicke.
Selain itu, lanjut Nicke, PIS akan bertransformasi menjadi integrated marine logistic, karena bukan hanya mempunyai kapal, tapi juga sarana tambahan dan storage yang ada di pelabuhan. “Dengan demikian, maka value chain yang akan dikelola PIS juga akan semakin besar,” imbuhnya.
Direktur Utama PIS, Erry Widiastono menjelaskan sebagai perusahaan shipping yang berorientasi pada konsumen, PIS terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan energi dengan terus melahirkan berbagai terobosan. Salah satunya adalah menghadirkan kapal tanker raksasa, VLCC Pertamina Pride tyang berkapasitas 2 juta barel dan dibangun di Galangan Japan Marine United (JMU) sejak tahun 2018.
“VLCC Pertamina Pride ini bertujuan untuk mempermudah alur distribusi energi dan mengamankan pasokan kebutuhan captive crude ke refinery/kilang Pertamina secara FOB Ras Tanura – Cilacap dengan lebih efisien, sehingga siap menjadi urat nadi distribusi energi untuk negeri,” pungkas Erry.(Riduan)







Komentar