oleh

Pupuk Kepercayaan Diri Santri, Ponpes Riyadhus Sholihin Gelar Lomba Da’i Bahasa Arab

VoxLampung.com, Bandar Lampung -Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfizul Quran Riyadhus Sholihin Bandar Lampung kembali menggelar Lomba Dai antar santrinya. Acara yang digelar rutin per dua bulan sekali itu merupakan ajang mengasah bakat santri dalam hal berpidato, khususnya dengan bahasa Arab.

“Tujuannya menumbuhkan rasa percaya diri santri. Mereka latihan terus di sini, agar ketika mengikuti lomba di tingkat nasional sudah punya percaya diri,” Kata pengasuh Ponpes Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnaen atau akrab disapa Abah Ismail, saat ditemui di Ponpes nya, Kamis malam, 4/2/2021.

Abah Ismail menjelaskan, dengan rutin diadakan lomba Da’i di internal Ponpes, terbukti ampuh memupuk kepercayaan diri dan kualitas keilmuan para santri.

“Dengan izin Allah, anak kita lomba Dai nasional juara 1, di Makassar juara 2 dari total peserta 4500 orang, dan di level Asean juga juara. InsyaAllah bulan 3 nanti santri kami akan berangkat ke Korea Selatan, Turki, Singapura, dan Mesir,” Papar Ismail.

Dia menegaskan, meski mendapatkan semua fasilitas secara gratis, namun para santri tetap bisa meraih prestasi berkat gemblengan para tenaga pendidik di sana. Tenaga pendidiknya semua punya kualitas, supaya menjadikan anak-anak yatim piatu menjadi insan yang berkualitas.

“Saya ingin buktikan, bahwa Ponpes ini santrinya yatim piatu, gratis semua, tidak bayar, tapi bisa punya prestasi. Jangan hanya gara-gara mereka tidak bayar, lantas kualitasnya tidak kita perhatikan,” Kata dia.

Ismail bilang, sekarang sudah tidak zamannya lagi menjual kesusahan anak yatim piatu. Bukan saatnya lagi anak yatim piatu itu dijual belikan, dan dijadikan ajang mengekspos kemiskinan.

“Tapi sekarang, saatnya politik yatim piatu, jadi yatim piatu kita politikin, biar semua orang tahu, ini loh yatim piatu bisa berprestasi, ini loh yatim piatu bisa keluar negeri, bisa juara silat, juara pramuka, juara Da’i. Di sekolah juga berprestasi, bahkan anak kita ada yang sudah jadi polisi, marinir, bidan, dan lain-lain. Sehingga orang tidak lagi memandang sebelah mata kepada anak yatim piatu,” Ungkapnya.

Baca juga: Santri Ponpes Riyadhus Sholihin Salurkan Bakat Melalui Muhadoroh Kubro

Ismail menjelaskan, acara lomba da’i akan berlangsung selama empat hari ke depan. Anak-anak akan berlomba memperebutkan piala Kapolda. Total ada 24 piala yang direbutkan, untuk beberapa kategori perlombaan.

Selain diisi dengan lomba Da’i, pada acara pembukaan kegiatan juga diisi dengan penampilan kesenian dari para santri, di antaranya yakni penampilan Tari Saman, khas Aceh.

Untuk diketahui, Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfizul Quran Riyadhus Sholihin terletak di Komplek Villa Mas, Jalan Dr Harun 2, Gang Agus Salim 1, Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Ponpes itu sudah memiliki banyak prestasi, baik di kancah nasional maupun internasional.

Adapun sejumlah prestasi yang telah diukir diantaranya yakni Juara II Da’i tingkat Provinsi Lampung tahun 2020, Juara Pidato Bahasa Indonesia tingkat nasional tahun 2020, Juara II Lomba Cerpen tingkat Nasional 2020, serta Juara II Pidato Bahasa Arab tingkat Provinsi Lampung 2020.

Kemudian, salah satu santri Riyadhus Sholihin bernama Farhan juga berhasil khatam menghafal Qur’an 30 juz dalam waktu 2,5 bulan pada Program Tahfidz Leader Karawang 2020 di Pondok Pesantren Mandalla Khoar, November 2020 lalu.

Di Ponpes tersebut, anak yatim mendapatkan seluruh fasilitas secara gratis. Kehidupan sehari-hari seperti tempat tinggal, makan, dan kebutuhan lainnya, ditanggung sepenuhnya oleh Ponpes dengan fasilitas yang tergolong cukup mewah.

Selain itu, biaya pendidikan formal di luar Ponpes juga ditanggung sepenuhnya. Sehingga, santri yatim piatu tak perlu pusing soal biaya, dan bisa fokus belajar serta mengembangkan bakatnya masing-masing. (Imelda)

Komentar