VoxLampung.com, Bandar Lampung – Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui Bandar Lampung menggelar acara pisah sambut Kepala Rutan lama Rony Kurnia dengan Kepala Rutan yang baru Sulardi. Acara berlangsung secara sederhana dan khidmat di Aula Rutan setempat, Selasa pagi, 29/12/2020.
Acara dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Lampung Farid Djunaidi, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Kunrat Kasmiri, dan sejumlah pejabat Rutan Way Hui Bandar Lampung.
Rony Kurnia, pejabat lama yang kini ditugaskan sebagai Kalapas Kelas IIA Bojonegoro Jawa Timur berharap, pejabat yang baru dapat melanjutkan program-program yang sudah ada sebelumnya.
“Harapannya supaya bisa melanjutkan program-program yang sudah saya buat sebelumnya. Dan saya yakin kepala Rutan yang baru mampu untuk memajukan Rutan Kelas 1 Bandar Lampung dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkhusus bagi warga bianaan pemasyarakatan,” Ujar Rony kepada VoxLampung melalui pesan Whatsapp.
Sementara itu, Sulardi, yang kini menjabat Karutan Way Hui mengatakan, dirinya akan berupaya melanjutkan program kerja yang sudah dilakukan Karutan sebelumnya.
“Harapan saya, saya bisa melanjutkan program kerja yang sudah dikerjakan oleh Karutan sebelumnya. Sebagai pelayan masyarakat, khususnya warga binaan pemasyarakatan, saya berusaha untuk meningkatkan pelayanan dan perawatan terbaik kepada para tahanan,” Ujar Sulardi.
Selain pisah sambut Karutan Way Hui, dua pejabat lama lainnya yakni Boynaldo Gultom sebagai Kepala Sub Seksi Administrasi dan Perawatan Rutan Kelas I Bandar Lampung, kini mendapat jabatan baru sebagai Kepala Pengamanan Rutan Kota Agung. Posisi Boy kini diisi oleh Ardeli Permata Coriaqzo. Ardeli sebelumnya menjabat Staf Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas Insecta Bandar Lampung.
Kepala seksi pelayanan tahanan Rutan Kelas I Bandar Lampung Anggi Febiaktob mendapat jabatan baru sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Purwokerto. Posisi Anggi digantikan oleh Arian Adiwibowo, yang sebelumnya menjabat Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIB Kotaagung. (Imelda)







Komentar