VoxLampung, Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo dinilai menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus sarana promosi potensi daerah. Pada penyelenggaraan 2025, kegiatan tersebut berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar atau melampaui target yang ditetapkan.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung tersebut terus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat promosi perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung saat pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat malam (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan expo tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, Gubernur meminta agar seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi selama expo didokumentasikan serta dicatat secara efektif, terukur, dan transparan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Selain menjadi wadah promosi perdagangan, Bandar Lampung Expo juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung.
Melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata unggulan, desa wisata, kekayaan seni dan budaya, kuliner khas daerah, hingga berbagai produk ekonomi kreatif hasil binaan pemerintah.
“Perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan tiga sektor yang saling menguatkan. Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi memiliki posisi strategis sebagai pusat pergerakan ekonomi bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung,” lanjutnya.
Pemprov Lampung berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus diperkuat untuk membangun fondasi pembangunan yang kokoh menuju Provinsi Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung. Ia berharap ibu kota Provinsi Lampung tersebut semakin maju, nyaman untuk dihuni, menarik untuk dikunjungi, serta semakin kuat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Bumi Ruwa Jurai.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir Balaw, turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bandar Lampung dalam rangkaian pembukaan Bandar Lampung Expo 2026.
Ia menilai Kota Bandar Lampung terus menunjukkan perkembangan positif, baik melalui sejumlah indikator ekonomi maupun penghargaan yang diraih di tingkat regional dan nasional.
Menurut Tomsi, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga dapat dilihat dari bertambahnya kepemilikan kendaraan bermotor. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya daya beli masyarakat seiring membaiknya perekonomian daerah.
“Melalui momentum Hari Ulang Tahun ke-344 ini, marilah kita memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat,” ucap Tomsi.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara instansi vertikal, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta seluruh elemen masyarakat.
Eva mengatakan Kota Bandar Lampung terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui berbagai investasi. Salah satunya pembangunan sejumlah hotel baru yang diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong perekonomian daerah.







Komentar