VoxLampung.com, Tubaba – Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi, menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kemandirian daerah sekaligus memperkokoh ketahanan nasional.
Hal tersebut disampaikan Dwita Ria saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (12/8). Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai wilayah di kabupaten setempat.
Dalam kesempatan itu, Dwita Ria menilai ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Lebih dari itu, ketahanan pangan juga berkaitan erat dengan kesejahteraan petani, keberlanjutan produksi pertanian, hingga kemampuan daerah memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, petani harus menjadi bagian utama dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Dwita Ria.
Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan. Oleh sebab itu, berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari ketersediaan sarana produksi, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi, hingga pemasaran hasil pertanian perlu mendapat perhatian bersama.
Ia juga mengajak kelompok tani untuk terus memperkuat kelembagaan dan membangun kerja sama yang lebih solid. Dengan organisasi yang kuat, kelompok tani dinilai akan lebih mudah meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, serta mengakses berbagai program pemberdayaan yang disiapkan pemerintah.
Dalam pemaparannya, Dwita Ria mengaitkan pentingnya ketahanan pangan dengan implementasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Menjaga ketahanan pangan juga merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong dan pengabdian kepada bangsa. Petani bekerja menyediakan pangan, sementara kita semua memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan menghargai kerja keras mereka,” katanya.
Dwita Ria berharap kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menambah pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mendorong lahirnya tindakan nyata sesuai bidang dan profesi masing-masing.
Bagi kalangan petani dan kelompok tani, lanjutnya, menjaga produktivitas pertanian, mengembangkan inovasi, memperkuat kelembagaan, serta menjaga keberlanjutan sumber daya pertanian merupakan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga ketahanan nasional.(Rls)







Komentar