oleh

KMP Batumandi Terbakar, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

VoxLampung.com, Cilegon – Seluruh penumpang KMP Batumandi yang mengalami kebakaran di perairan sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan. Hingga Selasa, belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi. Saat ini, tim gabungan masih berupaya memadamkan api yang tersisa di badan kapal.

“Untuk update perkembangan kecelakaan kapal KM Batumandi ini, informasi yang kami terima untuk seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi,” kata Rizky di Cilegon, Selasa petang, 20/10, dikutip Antara.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan berbagai armada penyeberangan dan penyelamatan. Armada yang dikerahkan meliputi kapal patroli, kapal nelayan, perahu karet, hingga rigid inflatable boat (RIB) milik Basarnas Banten.

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi kemudian diarahkan dan dikumpulkan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak.

Meski seluruh penumpang telah dievakuasi, pendataan jumlah pasti penumpang masih berlangsung. Basarnas Banten terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mencocokkan data penumpang dengan manifest kapal.

“Untuk dengan manifest, kami masih terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik dari pihak ASDP maupun KSOP,” ujar Rizky.

Sementara itu, penanganan kebakaran menjadi fokus utama tim SAR gabungan. Pasalnya, sejumlah titik api masih terlihat menyala di badan kapal.

“Kondisi saat ini masih ada titik-titik api yang menyala. Sehingga itu yang menjadi fokus tim gabungan untuk sesegera mungkin melakukan pemadaman,” jelasnya.

Api Terlihat di Buritan Kapal

Kebakaran KMP Batumandi terjadi saat kapal dalam proses olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, setelah berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan petugas darat melihat percikan api di bagian buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB. Api muncul di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

ASDP terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait untuk memastikan proses penanganan insiden dan evakuasi berjalan optimal.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. ASDP menyatakan akan mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang dan menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.

ASDP menegaskan keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama. Perusahaan juga terus memberikan dukungan yang diperlukan agar penanganan insiden berlangsung cepat, terkoordinasi, dan tetap mengutamakan keselamatan.(*)

Komentar