VoxLampung.com, Tulang Bawang – Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi, mengajak masyarakat Kabupaten Tulang Bawang untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mewaspadai penyebaran informasi hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Hotel Sepadia, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (12/8). Kegiatan tersebut diikuti para tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan di wilayah setempat.
Dalam sosialisasi itu, Dwita Ria menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Salah satunya dengan tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Jangan mudah termakan hoaks atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi memecah belah persatuan,” ujar Dwita Ria.
Ia menilai tokoh masyarakat memiliki posisi strategis sebagai penghubung sekaligus panutan di lingkungan masing-masing. Karena itu, para tokoh masyarakat diharapkan mampu menjadi penyaring informasi dan memberikan pemahaman yang benar kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Dwita Ria juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
“Perbedaan adalah bagian dari kekuatan bangsa. Karena itu, mari kita rawat persatuan, saling menghargai dan jangan sampai perbedaan pilihan maupun pandangan membuat kita terpecah,” katanya.
Dwita Ria berharap para peserta yang hadir dapat meneruskan pesan-pesan kebangsaan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Dengan demikian, semangat persatuan dan kesatuan dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam menghadapi arus informasi di era digital.
Ia menegaskan, menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat agar Indonesia tetap kuat, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.(Rls)







Komentar