VoxLampung.com, Bandar Lampung – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai memantapkan langkah politiknya menjelang Pemilu 2029. Selain memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah, partai yang berdiri pada 2025 itu juga menargetkan keterwakilan di parlemen dan menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPD PRI Provinsi Lampung, H. Wawan Tohir Balow, mengatakan kehadiran PRI dilandasi semangat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Salah satu dasar para pendiri mendirikan PRI adalah prinsip untuk dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Kami berharap kehadiran partai politik ini dapat meramaikan kancah politik nasional serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Lampung,” kata Wawan saat konferensi pers di Bandar Lampung, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurut dia, PRI tidak hanya fokus menyiapkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, tetapi juga menargetkan dapat menempatkan kadernya di lembaga legislatif pada Pemilu 2029, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD Kabupaten/Kota.
Partai tersebut dipimpin oleh H. Najaruddin sebagai Ketua Umum dan Jenderal TNI (Purn.) Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina. Sementara di Lampung, kepengurusan DPD PRI dipimpin Wawan Tohir Balow, didampingi Ir. Indra Baskara sebagai Sekretaris dan Derli Yudiansa sebagai Bendahara.
Wawan menjelaskan, saat ini pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PRI di seluruh kabupaten dan kota di Lampung telah rampung 100 persen. Setelah itu, partai akan memfokuskan pembentukan struktur organisasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), ranting, hingga anak ranting.
Menjelang hari ulang tahun pertamanya, PRI juga berencana menggelar syukuran sederhana di Bandar Lampung. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak bersama daerah lain, dengan fokus utama partai saat ini tetap pada persiapan pendaftaran resmi dan pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) perdana.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPD PRI Lampung, Indra Baskara, menegaskan partainya mendukung penuh program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Indra, program tersebut dinilai memberikan dampak langsung kepada masyarakat karena berorientasi pada aksi nyata.
“Program Asta Cita dari Presiden Prabowo ini langsung menyentuh sasaran dan berorientasi pada aksi nyata. Karena melihat keberhasilan dan manfaatnya, Partai Rakyat Indonesia siap berkolaborasi, termasuk bersama Partai Gerindra, untuk kembali mengusung Bapak Prabowo pada Pemilu 2029 mendatang agar keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 tetap terjaga,” ujarnya.
Menghadapi Pemilu 2029, PRI juga memasang target meraih 50 kursi DPR RI. Target tersebut didasarkan pada kekuatan struktur organisasi yang telah dibangun dari tingkat DPD, DPC hingga PAC.
Indra bilang, di Lampung saja PRI memiliki sekitar 76.800 pengurus aktif hingga tingkat PAC, belum termasuk 10 organisasi sayap partai yang telah dibentuk.
Ia memperkirakan, apabila setiap pengurus mampu menggalang 10 suara, maka potensi suara yang dapat dihimpun di Lampung mencapai sekitar 760.800 suara. Dengan dua daerah pemilihan DPR RI di Lampung, jumlah tersebut dinilai cukup untuk mengamankan sedikitnya dua kursi di Senayan.
Menurutnya, apabila pola serupa diterapkan di 38 provinsi di Indonesia, target 50 kursi DPR RI pada Pemilu 2029 menjadi sesuatu yang realistis untuk dicapai.
Dengan penguatan jaringan organisasi hingga tingkat bawah yang terus berjalan, PRI optimistis dapat menjadi salah satu kekuatan politik baru yang diperhitungkan pada kontestasi politik 2029.(*)







Komentar