VoxLampung.com, Way Sulan – Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Desa Tingkat Nasional 2026.
Desa tersebut berhasil menyisihkan sekitar 2.500 desa di Lampung berkat sejumlah inovasi yang dikembangkan, mulai dari pasar desa berbasis digital untuk pemasaran produk UMKM hingga pengelolaan sampah menjadi pupuk organik cair dan kompos bernilai ekonomi.
Saat ini, Desa Karang Pucung tengah menjalani tahap penilaian administrasi oleh Kementerian Dalam Negeri sebelum ditetapkan sebagai salah satu dari lima desa terbaik tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Erdiyansyah, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh elemen masyarakat desa.
“Desa Karang Pucung berhasil mewakili Provinsi Lampung pada Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2026 setelah menyisihkan sekitar 2.500 desa di Provinsi Lampung. Saat ini sedang menjalani tahapan penilaian administrasi oleh Kementerian Dalam Negeri sebelum diumumkan lima besar tingkat nasional,” kata Erdiyansyah.
Menurutnya, inovasi menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan Karang Pucung ke tingkat nasional. Selain mengembangkan desa e-commerce untuk memperluas pemasaran produk UMKM, desa tersebut juga mengelola sampah menjadi pupuk organik cair dan kompos yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Dukungan terhadap persiapan penilaian nasional juga datang dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, saat menghadiri pembinaan kader PKK dan pemerintah desa di Kantor Desa Karang Pucung, Senin (3/8/2026).
Zita mengaku bangga atas capaian yang diraih Desa Karang Pucung karena mampu membawa nama Lampung Selatan dan Provinsi Lampung ke ajang nasional.
“Saya bersama Mas Bupati sangat bangga karena Karang Pucung mampu mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi menjelang penilaian nasional, Zita juga mengajak kader PKK untuk terus memperkuat peran dalam pembangunan desa, terutama dalam upaya menekan angka stunting dan mencegah anak putus sekolah.
“Kita punya ibu-ibu PKK yang hebat. Mari kita bergerak bersama, satu komando, untuk menurunkan angka stunting dan putus sekolah. Ini adalah hadiah terbaik yang bisa kita berikan kepada generasi penerus Lampung Selatan,” kata Zita.
Ia berharap Desa Karang Pucung mampu meraih hasil terbaik pada Lomba Desa Tingkat Nasional 2026 dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheny Apriyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Selatan Ratna Yanuana, jajaran perangkat daerah terkait, Camat Way Sulan, Kepala Desa Karang Pucung, kader PKK, serta masyarakat setempat.(Rls)






Komentar