VoxLampung.com, Bandar Lampung — Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali memperluas jejaring global melalui kunjungan akademik delegasi Cardiff University, Inggris, dalam rangka penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Delegasi dipimpin oleh Programme Director MSc in Business Management, Prabirendra Chatterjee, Ph.D., pada Selasa, 12/5/2026.
Pertemuan berlangsung di Kampus UBL dan membahas berbagai peluang kolaborasi strategis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum global, hingga program penguatan kapasitas akademik berbasis kebutuhan industri masa depan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis UBL dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara internasional serta adaptif terhadap tantangan global.
Rektor UBL, Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, mengatakan bahwa kolaborasi internasional merupakan salah satu fokus penting UBL untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas peluang global bagi mahasiswa maupun dosen.
“Kami menyambut baik kunjungan Cardiff University sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan internasional yang strategis. UBL terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi global dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia agar mahasiswa memiliki daya saing internasional,” ujarnya.
Menurut Yusuf, kerja sama dengan universitas bereputasi dunia menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan teknologi, industri, dan kebutuhan global saat ini.
Sementara itu, Prabirendra Chatterjee menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UBL. Ia menilai UBL memiliki semangat pengembangan internasional yang kuat serta potensi besar untuk membangun kolaborasi akademik jangka panjang.
“Kami melihat UBL sebagai institusi yang memiliki visi internasional yang sangat baik dan berkembang pesat. Ada banyak peluang kolaborasi yang dapat dibangun bersama, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran akademik, maupun pengembangan inovasi berbasis teknologi dan AI,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi semakin penting di tengah perubahan global yang bergerak cepat akibat transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan. Menurutnya, mahasiswa saat ini membutuhkan pengalaman belajar yang global, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Cardiff University dikenal sebagai salah satu universitas ternama di Inggris dengan reputasi kuat dalam bidang riset dan pendidikan internasional. Melalui Cardiff Business School, universitas ini dikenal sebagai The Public Value Business School yang menempatkan dampak sosial dan nilai publik sebagai bagian penting dalam pendidikan dan penelitian. Selain itu, Cardiff Business School tercatat sebagai salah satu sekolah bisnis terbaik di Inggris dengan capaian masuk Top 10 dalam evaluasi riset pemerintah Inggris sejak 1992. Institusi ini juga telah mengantongi akreditasi internasional bergengsi seperti AACSB dan AMBA serta memiliki mahasiswa internasional dari lebih dari 100 negara.
Dalam sesi diskusi, delegasi Cardiff University memperkenalkan sejumlah program unggulan, meliputi bidang bisnis, ekonomi, pemasaran, keuangan, logistik, kewirausahaan, hingga pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan dan keberlanjutan (sustainability). Universitas tersebut juga aktif mengembangkan metode pembelajaran berbasis proyek nyata (live business project) yang berfokus pada isu global seperti keberlanjutan lingkungan, transformasi digital, dan dampak sosial ekonomi masyarakat.
Selain penjajakan kerja sama, kunjungan ini juga dirangkaikan dengan kuliah umum bertajuk “Digital Transformation and AI-Driven Business Strategy” yang menghadirkan Prabirendra Chatterjee sebagai pembicara utama. Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Mei 2026 di Auditorium Pascasarjana UBL tersebut membahas transformasi digital, strategi pemasaran berbasis kecerdasan buatan (AI-Based Marketing Strategy), serta analisis pengambilan keputusan bisnis berbasis AI.
Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan internasional yang konkret dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi UBL sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global dalam bidang pendidikan, riset, dan inovasi.(Rls)





![[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan Berita"]](https://voxlampung.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0023-300x178.jpg)

Komentar