VoxLampung.com, Jakarta – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) dan bagian dari Pertamina Group, menegaskan kesiapan operasionalnya dalam mendukung pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan–Idulfitri 2026/1447 Hijriah PT Pertamina (Persero).
Satgas yang berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan musim mudik Lebaran.
Sebagai salah satu tulang punggung logistik energi nasional, Elnusa Petrofin memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur pendukung yang terintegrasi dengan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Dalam periode Satgas Ramadan–Idulfitri 2026, Elnusa Petrofin mengoperasikan 1.885 unit mobil tangki dengan total kapasitas angkut mencapai 31.576 kiloliter (KL). Untuk meningkatkan keandalan distribusi, perusahaan juga menambah 114 unit mobil tangki baru sebagai bagian dari strategi memperkuat fleksibilitas layanan di tengah lonjakan konsumsi energi.
Di sisi sumber daya manusia, sebanyak 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) disiagakan di berbagai wilayah operasional. Selain itu, perusahaan telah meningkatkan kompetensi 1.083 AMT dari level AMT 2 menjadi AMT 1 guna memastikan kualitas layanan dan keselamatan distribusi tetap terjaga selama periode puncak konsumsi energi.
Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan permintaan, Elnusa Petrofin juga menyiapkan 225 unit armada tambahan melalui skema spot charter yang ditempatkan secara strategis di berbagai daerah. Armada cadangan tersebut berfungsi sebagai buffer capacity untuk menjaga kelancaran distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi maupun daerah yang memiliki tantangan aksesibilitas.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan misi strategis pelayanan nasional yang menuntut kesiapan operasional secara menyeluruh. Elnusa Petrofin memastikan seluruh aspek, mulai dari SDM, armada, hingga sistem pengendalian distribusi, berada dalam kondisi optimal,” ujarnya.
Dalam aspek keselamatan operasional, Elnusa Petrofin mengoperasikan sistem Road Traffic Control (RTC) yang memantau perjalanan Awak Mobil Tangki selama bertugas. Perusahaan juga menyiapkan 124 titik rest area dan check point yang tersebar di seluruh Indonesia guna memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima.
Sebagai bagian dari penerapan manajemen kelelahan (fatigue management) berbasis HSSE, setiap AMT diwajibkan beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 25 titik SPBU kantong berkapasitas 16 KL yang ditempatkan di sejumlah lokasi rawan kemacetan untuk menjaga kontinuitas pasokan BBM selama arus mudik dan arus balik.
“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan energi agar tetap aman, tepat waktu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” kata Doni.
Tak hanya mendukung kebutuhan masyarakat umum, Elnusa Petrofin juga memastikan distribusi BBM bagi sektor-sektor strategis. Perusahaan menyalurkan pasokan energi ke 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi (SPBP) untuk mendukung operasional pengamanan, serta 638 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Melalui kesiapan operasional yang terintegrasi, Elnusa Petrofin menegaskan perannya sebagai salah satu garda terdepan distribusi energi nasional. Perusahaan memastikan setiap liter energi yang disalurkan dapat mendukung kelancaran mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.(rls)





Komentar