oleh

Karyawan Gelapkan Motor dan Uang, Pedagang di Bandar Lampung Rugi Rp15,7 Juta

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Seorang pedagang di Kota Bandar Lampung harus menelan pil pahit setelah sepeda motor dan uang miliknya diduga digelapkan oleh karyawan sendiri. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp15,7 juta.

Korban bernama Sumardi (44), warga Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa. Sementara terduga pelaku diketahui bernama Yusuf Ardian, warga Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Peristiwa dugaan penipuan dan penggelapan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/110/I/2026/SPKT/POLSEK KEDATON/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG, tertanggal 27 Januari 2026.

Sumardi menjelaskan, kejadian bermula pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, di Kampung Bayur, RT 005, Jalan Bima, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Pelaku merupakan karyawan korban yang telah bekerja sekitar lima bulan terakhir dan dipercaya membantu aktivitas berdagang di pasar. Selama bekerja, Yusuf Ardian kerap menggunakan sepeda motor milik korban untuk mengangkut barang dagangan.

Namun kepercayaan tersebut diduga disalahgunakan. Pelaku pergi membawa sepeda motor tanpa pamit dan hingga kini tidak kembali. Upaya korban untuk menghubungi pelaku juga tidak membuahkan hasil.

Adapun kendaraan yang diduga digelapkan yakni satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam tahun 2018 dengan nomor polisi BE 2383 ABU, nomor rangka MH1JBP118JK679160, dan nomor mesin JBP1E1679305 atas nama Sumardi.

Tak hanya sepeda motor, pelaku juga diduga membawa kabur uang tunai sebesar Rp700 ribu milik korban. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp15.700.000.

“Pelaku ini karyawan saya sendiri. Biasanya bantu kerja di pasar. Motor dipakai untuk angkut barang dagangan, tapi malah dibawa kabur. Uang juga ikut diambil,” ujar Sumardi kepada wartawan, Kamis, 29/1/2026.

Atas kejadian tersebut, korban berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan dan mengungkap keberadaan pelaku beserta barang bukti. Saat ini, perkara tersebut ditangani oleh Polsek Kedaton, Polresta Bandar Lampung.

“Saya berharap sepeda motor itu bisa segera ditemukan, karena sangat dibutuhkan untuk menunjang usaha dagang saya sehari-hari,” katanya.(*)

Komentar