VoxLampung, Bandar Lampung – Usulan Perda Anti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dari gerakan masyarakat Lampung Anti LGBT akhirnya diterima DPRD Provinsi Lampung. Regulasi ini masuk dalam daftar usulan inisiatif Bapemperda.
Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menilai isu LGBT sudah menjadi perhatian bersama.
“Di zaman nabi saja sudah dilarang. Apalagi sekarang. Ini jadi perhatian kita semua,” kata Giri saat audiensi dengan perwakilan Lampung Anti LGBT, Senin, 21 Juli 2025.
Ia menegaskan, DPRD akan segera menindaklanjuti usulan itu. Perda akan dibahas lebih lanjut melalui Bapemperda.
“Rapat hari ini jadi dasar untuk memperdalam isi perda. Agar LGBT tidak makin meluas,” lanjutnya.
Giri juga membuka ruang partisipasi publik. Ia meminta perwakilan LA LGBT ikut memberi masukan.
“Kalau perlu, ada yang jadi tenaga ahli. Agar tidak deadlock di tengah jalan,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator LA LGBT, Nurhasanah, berharap proses pembahasan berjalan cepat. Ia menyebut situasi ini sudah darurat.
“Ini demi kemaslahatan umat. Demi generasi bangsa. Jangan lama-lama, cepat diperdakan,” tegasnya.
Nurhasanah, yang juga Ketua TP Sriwijaya Lampung, menyatakan siap mengawal prosesnya. Ia ingin perda itu disahkan secara sah dan berlaku.
“Saya pribadi dan TP Sriwijaya akan kawal sampai tuntas,” ujarnya.
Koordinator lainnya, Firmansyah Alfian, menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya milik umat Islam. Dukungan juga datang dari lintas agama.
“Ketua Muhammadiyah Lampung sudah komunikasi dengan tokoh agama lain. Semuanya sepakat, tidak ada satu agama pun yang membenarkan LGBT,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, Muhammadiyah Lampung akan memfasilitasi pertemuan dengan para pemuka agama. Hasilnya akan dibawa ke DPRD.
Firmansyah menambahkan, perda akan memuat sosialisasi dan edukasi soal bahaya LGBT. Ia juga menyebut Lampung bisa jadi provinsi pertama di luar Aceh yang punya Perda Anti LGBT.
“LGBT ini bisa disembuhkan. Kenal agama, bisa nikah, bisa punya anak. Jadi ini penting. Mudah-mudahan jadi amal jariyah kita,” pungkasnya.(Rls)







Komentar