oleh

Edukasi Pernikahan Usia Dini, Mahasiswa KKN Unila Dorong Generasi Muda Fokus Berkarya 

VoxLampung, Lamteng – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang risiko pernikahan usia dini, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) mengadakan seminar bertajuk “Muda Berkarya, Masa Depan Ceria : Pencegahan Pernikahan Dini”. Acara berlangsung di Balai Desa Bumi Kencana, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu, 29/1/2025.

Seminar ini bertujuan memberikan edukasi kepada pemuda-pemudi Kecamatan Seputih Agung tentang dampak pernikahan usia dini serta pentingnya pendidikan, kemandirian dan perencanaan masa depan sebelum menikah. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda-pemudi, utusan SMK Negeri 1 Seputih Agung, koordinator kecamatan dan koordinator desa se-Kecamatan Seputih Agung.

Seminar juga didukung oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lampung Tengah dalam bentuk pemberian selebaran tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.

Acara dibuka secara resmi oleh Panji Saputro, selaku Camat Kecamatan Seputih Agung dan menghadirkan Muhammad Rizky Setiado sebagai pemateri utama. Sebagai Ketua Forum Anak Lampung Tengah dan utusan Provinsi Lampung dalam kegiatan Dewan Parlemen Remaja DPR RI 2024, pemateri memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan usia dini serta alternatif bagi generasi muda untuk tetap produktif dan berkarya.

Materi seminar disampaikan melalui pendekatan interaktif, seperti diskusi, studi kasus, dan pemaparan berbasis data tentang dampak pernikahan usia dini, termasuk risiko kesehatan, ekonomi, dan sosial. Tantangan utama dalam pelaksanaan seminar adalah kurangnya pemahaman awal peserta mengenai isu ini. Namun, tim KKN berhasil menyelesaikannya dengan menyajikan materi yang menarik dan mudah dipahami.

Seminar ini diinisiasi oleh tim 2 KKN Unila Desa Bumi Kencana, yang beranggotakan M. Ismal Sya’Bandi, Diva Jelita Dara Dinanti, Dhia Gina Alifah, Puja Ningsih, Dwi Maharany, Kirana Andini Maheswari, dan Rizky Agung Winanda. Kelompok ini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Maulana Agung Pratama.

Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami bahwa menunda pernikahan usia dini bukanlah menghambat kehidupan, melainkan memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi untuk membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.

“Kami ingin menyampaikan bahwa masa muda adalah waktu terbaik untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita. Menikah adalah keputusan besar yang membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan finansial. Oleh karena itu, gunakan waktu muda untuk berkarya dan membangun masa depan sebelum memutuskan untuk menikah,” pesan tim KKN.(Rls)

Komentar