VoxLampung, Bandar Lampung – Mighrul Lappung Bersatu dengan bangga mengambil bagian dalam Lampung Fashion Tendance 2024 sebuah perhelatan yang merayakan kekayaan wastra Lampung dengan inovasi modern yang menarik perhatian Generasi Z.
Dengan tema “Wastra Colourful,” acara ini menjadi wadah penting untuk melestarikan budaya lokal dalam bentuk busana yang relevan secara global.
“Kami sangat mendukung upaya ini karena sejalan dengan misi Mighrul Lappung Bersatu untuk terus mempromosikan budaya Lampung dan memberdayakan generasi muda,” kata Ketua Umum Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria Gunadi.
Acara tersebut menghadirkan 45 desainer nasional, termasuk Rudi Candra, yang menyajikan kreasi apik berbasis wastra Lampung, seperti tapis dan sulam usus, yang telah diakui dunia internasional.
“Kolaborasi antara desainer dan perajin lokal menjadi langkah penting dalam meningkatkan nilai ekonomi dan budaya Lampung di kancah global,” tambah Dwita.
Lebih dari sekadar pameran busana, Lampung Fashion Tendance 2024 juga menjadi sarana untuk menumbuhkan industri kreatif lokal dan memajukan ekonomi masyarakat. “Kami percaya bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi dapat berjalan beriringan melalui inovasi-inovasi kreatif ini,” ujar Dwita Ria Gunadi.
Melalui keterlibatan aktif di berbagai acara budaya seperti ini, Mighrul Lappung Bersatu menegaskan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Lampung dan memperkuat peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal, sambil tetap bersaing di era modern.
“Inilah saatnya bagi kita untuk memastikan budaya Lampung tidak hanya dilestarikan, tetapi juga terus berkembang dengan cara yang relevan dan diterima oleh generasi mendatang,” tutup Dwita.
Dengan semangat yang sama, Mighrul Lappung Bersatu berharap kolaborasi antara desainer, perajin, dan komunitas lokal dapat terus memperkuat posisi Lampung sebagai pusat kreativitas dan inovasi di dunia fesyen Indonesia, membawa nama Lampung ke kancah internasional.(Rls)







Komentar