VoxLampung, Bandar Lampung – Ekspresi bahagia dan sumringah tampak jelas terlihat dari wajah-wajah santri yatim piatu Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin Bandar Lampung pagi ini, Selasa, 30/1/2024. Mereka akan berangkat ke ibukota Jakarta, untuk menikmati perjalanan wisata.
Sebanyak 300 santri telah berkumpul di halaman Ponpes sejak pukul 07.00 WIB. Mereka terlihat sudah membawa masing-masing tas berisi pakaian dan keperluan pribadi. Sebanyak enam armada bus juga sudah siap mengangkut para santri.
Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin Bandar Lampung, KH Ismail Zulkarnain menjelaskan, kegiatan wisata ini diadakan sebagai bentuk apresiasi Ponpes kepada para santri yang selama ini telah berjuang keras dalam menimba ilmu.
“Jadi ini adalah reward dari Ponpes untuk para santri, dengan memberikan waktu untuk refreshing,” kata Kiyai yang akrab disapa Abah Ismail itu, Selasa pagi.
Abah Ismail bilang, sebanyak enam armada bus yang mengangkut santri dalam perjalanan wisata ini merupakan bantuan dari Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmi Santika.
“Kami Ponpes Riyadhus Sholihin mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolda. Semoga beliau selalu sehat, dimudahkan segala urusannya,” ujar Abah Ismail.

Berdasarkan agenda yang telah disusun panitia, pagi ini rombongan berangkat ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, rombongan santri akan berwisata ke Kota Tua, dilanjutkan ke Monas, lalu menginap di Jakarta. Besok pagi, rombongan langsung menuju Dunia Fantasi (Dufan), Ancol. Setelah puas menikmati berbagai hiburan di Dufan, rombongan langsung bertolak ke Lampung.
“Sebanyak 320 orang yang berangkat pada kegiatan wisata ini, terdiri dari 20 orang ustaz dan 300 santri yatim piatu,” terang Abah Ismail.
Ia mengatakan, kegiatan ini sejatinya dilaksanakan rutin setiap tahun. Namun sempat terhenti karena ada Pandemi Covid-19, dan tahun ini kembali dilanjutkan.
“Alhamdulillah banyak yang peduli terhadap anak-anak yatim kami. Karena di dalam hadis Al Bukhari disebutkan bahwa orang yang mengasihani dan merawat anak yatim kedudukannya dekat dengan Rasulullah SAW di surga, seperti dekatnya jari telunjuk jari tengah,” imbuh Ismail. (*)







Komentar