VoxLampung.com, Bandar Lampung – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila) kembali menjalin kerjasama untuk mendukung kegiatan tri dharma perguruan tinggi di fakultasnya. Kali ini kerjasama dijalin dengan Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BPKIL) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKPRI).
Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta dokumen implementasi kerjasama oleh Dekan FMIPA Unila dengan pihak BPKIL, Rabu, 30/8/2023, di BPKIL KKPRI Serang, Banten. Dalam pertemuan tersebut turut hadir tim Jurusan Kimia FMIPA Unila dan para perwakilan BPKIL KKPRI yang mendampingi.
Kepala BPKIL drh. Toha Tusihadi mengatakan, balai ini memiliki fungsi antara lain penyiapan metode, pengujian penapisan, pelaksanaan uji profisiensi, pelaksanaan surveilan dan monitoring dengan ruang lingkup uji hama dan penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya.
Dr. Eng Heri Satria dalam kesempatan tersebut mengatakan, FMIPA sedang terus mengembangkan program kerja sama sebagai penguatan untuk proses pembelajaran mahasiswa agar dapat memahami hubungan antara ilmu MIPA dengan ilmu lainnya. Dengan begitu mahasiswa kelak diharapkan memiliki bekal saat mengaplikasikan ilmunya untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
“Selama ini proses pendidikan di FMIPA memadukan antara teori dan praktikum di laboratorium, dan juga pengalaman praktis mahasiswa selama praktek kerja lapangan (PKL) dan magang. Perpaduan ini diharapkan akan berdampak pada profil lulusan yang dihasilkan oleh FMIPA Unila sesuai dengan amanah kurikulum yang dijalankan,” ujarnya saat memberi sambutan.
Ketua Jurusan Kimia FMIPA Unila, Mulyono, menambahkan program PKKM yang dilaksanakan yaitu program membangun desa, magang industri, pertukaran mahasiswa dan penelitian yang diikuti oleh 64 orang mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2023-2024.(Rls)




Komentar