VoxLampung.com, Lampung Tengah – Anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Husnul Huda menilai statemen yang dikeluarkan Sekretaris Komisi III DPRD setempat Deni Satria Negara terkait gagalnya Bupati Musa memimpin tak berdasar.
Sekretaris Fraksi Golkar ini mengatakan, apa yang disampaikan Deni hanyalah asumsi dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.
“Apa yang dikatakan saudara Deni hanya sekadar asumsi, tidak berdasar,” kata Huda kepada wartawan, Senin, 7 Maret 2022.
Huda mengatakan, satu tahun kepemimpinan Musa Ahmad, banyak kemajuan dicapai. Baik dalam bidang infrastruktur, pertanian, pendidikan, peternakan, maupun kesehatan.
“Salah satunya lagi ialah reformasi pelayanan publik, yakni jemput bola melalui program Bunga Kampung, ini menurut saya sangat terasa sekali kemanfaatannya untuk masyarakat,” ujarnya.
Dijelaskannya, melalui Bunga Kampung, masyarakat lebih mudah dalam hal pengurusan izin usaha, membuat KTP, KK, akte kelahiran, serta Kartu Identitas Anak (KIA).
“Masyarakat tidak perlu lagi ke Kabupaten untuk mengurus itu semua, cukup di kampung masing-masing saja,”paparnya.
Untuk capaian di bidang infrastruktur, menurut Huda perbaikan jalan (cor beton) di ruas jalan Sendang Agung-Sri Way Langsap Pubian sepanjang 18,5 kilo meter dan Bandarjaya-Seputih Agung sepanjang 12 kilo meter adalah torehan yang patut diapresiasi.
“Bupati juga bersinergi dengan Gubernur untuk merealisasikan perbaikan ruas jalan Kotagajah, Simpang Randu, Cabang, Seputih Surabaya dengan anggaran sebesar Rp 135 miliar. Belum lagi ruas Terbanggi Besar, Seputih Mataram, Bandar Mataram yang rencananya akan dikerjakan tahun ini,”katanya.
Dalam bidang pertanian, Bupati meluncurkan program Petani Berjaya yang berkalaborasi dengan Pemprov Lampung, sehingga harga komoditas seperti jagung, singkong, sawit, padi, dan karet terkerek naik.
“Ini satu hal yang buat petani bangga kepada pasangan Musa-Dito,”ujarnya.
Untuk bidang peternakan, Bupati Musa meluncurkan sejuta bibit sapi, dan menempatkan Lampung menjadi lumbung daging nomor empat di Indonesia.
“Untuk pendidikan, seperti kita ketahui, Bupati telah meluncurkan program internet murah untuk sekolah-sekolah. hal ini untuk menunjang kemajuan di bidang Iptek,” ujarnya.
“Ini lah indikator-indikator keberhasilan Musa-Dito memimpin hanya dalam kurun waktu satu tahun. Sekali lagi saya katakan apa yang disampaikan saudara Deny itu tidak berdasar sama sekali,” sambung Huda.
Untuk diketahui, Sekretaris Komisi III DPRD Lamteng Deni Satria Negara menyebut bahwa satu tahun pemerintahan Musa-Dito masih sangat minus dalam hal pembagunan.
Dikutip dari salah satu media online di Lampung, Deni menilai kebijakan yang diambil oleh Musa Ahmad belum mengena langsung ke masyarakat. Deni justru menjadikan pembangunan infrastruktur yang dinilainya asal jadi sebagai salah satu indikator tidak berhasilnya Musa-Dito memimpin.(Sansurya)







Komentar