VoxLampung.com, Bandar Lampung – Budi Yuhanda mendapatkan mandat untuk menahkodai Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Lampung periode 2022-2027. Budi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) HPDKI Lampung di Rumah Makan Kayu, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 11/2/2022.
Ketua Komisi II DPRD Lampung itu mengaku siap mengemban amanah itu dengan sebaik-baiknya. Hal yang utama adalah, dia ingin meningkatkan kesejahteraan peternak kambing.
“Tentu ini menjadi amanah yang besar bagi saya. InsyaAllah kita akan besarkan lagi HPDKI dengan program-program kerja yang terukur dan terarah serta berkolaborasi dengan pemerintah dan ingin menjadi peternak yang kuat, mandiri dan bisa meningkatkan kesejahteraan para peternak,” kata Budi saat ditemui usai acara Musda.
Anggota DPRD Lampung Fraksi NasDem itu mendorong para peternak bisa menghasilkan hewan ternak yang lebih baik lagi, baik dari sisi kesehatannya, maupun populasi ternaknya, agar terus berkembang.

“Selain itu, kami akan mengawal semua program pemerintah, mulai dari perencanaan sampai dengan pendistribusian, karena kita ingin berkolaborasi dengan pemerintah dan bersinergi dengan HPDKI lintas daerah. Karena pasar dagang di Indonesia ini, khususnya kambing, masih belum stabil pasar ekspornya,” ungkap pria kelahiran Tulang Bawang, 27 Maret 1987, itu.
Kendati populasi kambing Lampung tercatat nomor satu di Sumatera dan tiga besar di Indonesia, namun hal itu belum berbanding lurus dengan kesejahteraan peternak Lampung.
“Seharusnya dengan posisi kita di tiga besar nasional itu, paling tidak peternak harus sejahtera,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan, lima tahun kedepan penambahan populasi ternak kambing di Lampung dapat mencapai nomor satu di Indonesia. Target ini juga sejalan dengan target dari Pemerintah Pusat yang mencanangkan penambahan populasi ternak kambing di Lampung.
“Ini yang lagi kita kejar. Karena sudah ada usulan di Pringsewu menjadi semacam sentra kambing. Ini yang akan kita tagih janjinya pak Menteri. Karena kita sudah siap (kambing), tinggal distribusinya, nanti kita undang pak Menteri. Setelah itu mungkin akan gayung bersambut dengan kabupaten kota lainnya,” pungkas Budi Yuhanda (*)







Komentar