VoxLampung.com, Bandar Lampung – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai diterapkan di Kota Bandar Lampung hari ini, Senin, 12/7/2021. Untuk itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung menunda seluruh kegiatan Mobil Baca Ade, yang biasanya rutin keliling tiap akhir pekan.
Program Perpustakaan Keliling yang dikenal dengan Mobil Baca Ade itu biasanya menggelar lapak membaca di kelurahan-keluarahan di Bandar Lampung.
Ade Utami melalui keterangan tertulisnya berharap, walaupun Mobil Baca Ade tidak beroperasi, anak-anak tetap giat membaca dan disiplin menerapkan protokol kesehatan selama masa PPKM Darurat, agar dapat menekan jumlah kasus terinfeksi Covid-19 di Bandar Lampung.
BACA JUGA: Revisi Aturan PPKM Darurat, Rumah Ibadah Tetap Buka-Resepsi Pernikahan Ditiadakan
Lina, salah satu ibu rumah tangga di Kelurahan Gunung Terang mengaku sedih lantaran Mobil Baca Ade tidak beroperasi. Ia yang kerap kali memanfaatkan fasilitas tersebut, merasa sangat terbantu dengan adanya Mobil Baca Ade setiap akhir pekan.
“Sedih sih tidak ada Mobil Baca Ade. Tapi tidak apa-apa, yang penting kasus Covid-19 dapat berkurang dan anak-anak bisa belajar dan bermain bersama kembali,” Ujarnya.
Selain itu, pada hari pertama PPKM Darurat ini, juga bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Bandar Lampung, yang dilakukan secara daring.
Ade yang juga pegiat literasi di Lampung menyoroti terkait aktifitas pembelajaran daring tersebut. Dia berharap, seluruh elemen sekolah dan pemerintah bahu-membahu untuk menyediakan pembelajaran daring yang menarik. Karena menurutnya, pembelajaran daring yang berlangsung saat ini masih kurang efektif.(*)







Komentar