VoxLampung.com, Bandar Lampung – Saat membicarakan jembatan penghubung yang satu ini, rasanya sudah tak asing lagi. Pasalnya jembatan penghubung ke Pulau Pasaran ini kembali menjadi perbincangan jagad media sosial instagram. Bukan karena keindahan dan eksotismenya, namun karena kerusakan yang tak kunjung diperbaiki.
Hal tersebut terlihat kala akun instagram @edi_wr2 memposting sebuah foto pada 12 Juni 2021 kondisi terkini jembatan tersebut.
Terlihat pada foto, sejumlah warga melintasi jembatan yang terendam air. Bahkan warga pun terpaksa menaikkan celananya agar tidak terkena air laut.
“Berjalan di atas air,” tulis Edi menyertai unggahan foto itu.
Sementara itu, akun @potretlampung pun mengunggah ulang atau merepost foto karya Edi tersebut.
BACA JUGA: Jembatan Pulau Pasaran Rusak, Senator Abdul Hakim Minta Pemkot Segera Perbaiki
“MIRIS.. Genangan air laut di jembatan Pulau Pasaran hingga sampai saat ini belum ada perbaikan. Padahal Pulau Pasaran ini bisa menjadi potensi wisata di Kota Bandar Lampung,” tulis akun Potret Lampung.
Sontak saja beragam komentar menghiasi linimasa foto tersebut.
“Pemerintah kurang peka, padahal kalo dibikin jembatan ikonik, dibuat kayak golden gate pasti nambah keindahan di Kota Bandar Lampung. Hmmm. Pasti Instagrameble banget buat foto. Hmm,” tulis akun @bryandantony.
Sebelumnya Voxlampung.com pun pernah memberitakan ihwal kerusakan pada jembatan ini, bahkan ada yang netijen yang menjelaskan bahwa ia takut saat jembatan itu tergenang air.
“Selama gua ngajar ngaji di Pulau Pasaran, hal yang gua takutin itu pas banjir. Dan yah kondisi jembatan itu memprihatinkan banget,” tambah akun dizkayoga.
Namun, tak sedikit netijen yang berharap perbaikan segera terlaksana.
“Semoga ada perbaikan secepatnya dari pemerintah,” tulis akun @8sg_siantivirus8.
“Kemarin sih liat/baca berita udah di cek pemda setempat. Sabar mungkin lagi disiapkan untuk perbaikannya,” tulis @youda_peniti.
Perlu diketahui, Jembatan Pulau Pasaran adalah jembatan yang menghubungkan Pulau Pasaran dengan daerah pesisir Kota Bandar Lampung. Jembatan ini menjadi central utama warga pulau penghasil ikan teri itu selain melalui laut.
Jembatan yang dibangun pada tahun 2013 oleh Gubernur Lampung saat itu Sjachroedin ZP. Memiliki panjang kurang lebih 100 meter dan berada 2 sampai 3 meter di atas permukaan laut.(Riduan)







Komentar