VoxLampung.com, Bandar Lampung – Gubernur Arinal Djunaidi menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Provinsi Lampung dalam rangka Benchmarking Rencana Pengembangan Tambak Udang. Acara bertempat di Mahan Agung, Jumat, 11/06/2021.
Gubernur Sumatera Barat mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung beserta jajaran atas waktu dan kesempatan yang diberikan.
Mahyeldi Ansharullah menjelaskan bahwa kunjungannya kali ini terkait kesuksesan Provinsi Lampung dalam bidang perikanan, khususnya budidaya udang karena diketahui, Lampung telah menyuplai udang untuk kebutuhan nasional sedangkan Sumatera Barat yang memiliki panjang garis pantai 800 Km baru akan memulai mengembangkan budidaya udang.
“Untuk itu kami ingin menggali pengalaman-pengalaman di Provinsi Lampung, sehingga hal positif yang kami dapatkan disini bisa digunakan untuk mengangkat perekonomian Sumatera Barat,” ungkap Mahyeldi Ansharullah, melansir laman Pemprov Lampung.
Selain ingin mempelajari budidaya udang, Gubernur Sumbar juga mengungkapkan ingin mempelajari kelebihan lain yang dimiliki Lampung di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan diantaranya singkong, pisang, jagung, dan sapi.
Melalui 10% anggaran di bidang pertanian yang dituangkan dalam RPJMD Sumatera Barat Tahun 2021-2026, Gubernur Mahyeldi mengharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Sumbar yang 57 persennya berprofesi sebagai petani.
Sementara itu, mengawali sambutannya Gubernur Arinal atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran.
Gubernur Arinal menilai tepat langkah yang diambil Gubernur Sumbar untuk mengunjungi Provinsi Lampung dalam rangka menggali pengalaman budidaya udang dan bidang lainnya.
Ekspor Produk Perikanan Provinsi Lampung pada Tahun 2020 sebesar 17.487,8 ton dengan nilai 2,305 triliun, dimana 85,26% dari komoditas ekspor tersebut adalah udang dengan volume ekspor udang sebesar 14.910 ton, dengan Negara tujuan Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa.
Adapun sebaran usaha budidaya tambak udang berada di 6 (enam) kabupaten yaitu Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus dan Pesisir Barat, dengan luasan 48.146 Ha (empat puluh delapan ribu seratus empat puluh enam hektar) terdiri dari tambak intensif 3.340 Ha, semi intensif 21.157 Ha dan tambak sederhana 23.649 Ha.
“Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai salah satu sentra pertumbuhan perekonomian regional di Pulau Sumatra bahkan nasional, serta memiliki peran penting dalam usaha budidaya udang dan berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya usaha budidaya perikanan,” ujar Gubernur Arinal.
Gubernur Arinal berharap, melalui pertemuan ini dapat menjadi brainstorming yang solutif antara 2 provinsi yaitu Lampung dan Sumatera Barat, mampu menumbuhkan komitmen bersama, dalam memecahkan masalah pengembangan budidaya tambak udang, memunculkan ide dan inovasi untuk memajukan produksi perikanan khususnya usaha budidaya tambak udang di Provinsi Lampung dan Sumatera Barat.
“Saya instruksikan kepada OPD-OPD terkait jangan segan-segan memberikan informasi, juga membantu yang perlu dikaji dan dikembangkan,” harap Gubernur Arinal.(*)







Komentar