VoxLampung.com, Way Kanan – Basarnas Lampung bersama Tim SAR Gabungan dari unsur masyarakat melakukan pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Negeri Besar Kabupaten Way Kanan, akibat perahu tersambar petir pada Sabtu, 1/5/2021.
Kejadian berawal dari sebuah perahu dengan penumpang dua orang disambar petir di Aliran Sungai Negeri Besar Kabupaten Way Kanan pada hari Jumat, 30/4/2021, sekira pukul 16.00 WIB.
Akibat peristiwa itu, korban selamat atas nama Mirsa Nasution (16) hingga saat ini belum sadarkan diri. Sedangkan satu korban bernama Jefri Bin Tuan Hasan (25) tercebur ke sungai dan hingga berita ini diturunkan korban masih dalam pencarian.
Kedua korban tersebur merupakan warga Kelurahan Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupatan Tulang Bawang Barat.
BACA JUGA: Viral Warteg Ambruk-Pembeli Tercebur ke Got Siang Bolong, Warganet: Karma Dibayar Kontan!
Pada hari ini, pencarian memasuki hari ke dua. Tim SAR gabungan membagi tim pencarian menjadi tiga tim.
Tim pertama terdiri dari Tim Rescue Basarnas Lampung, yang melakukan penyisiran menggunakan Rubber Boat mengikuti Aliran Sungai menuju Hilir sejauh ± 2 kilometer dari titik awal kejadian.
Tim kedua melakukan penyisiran menggunakan perahu nelayan, mengikuti aliran sungai menuju hilir sejauh ± 2 kilometer dari Tiyuh Baru.
Tim ketiga melakukan penyisiran via darat mengikuti aliran sungai.
BACA JUGA: Tetap Beroperasi di Tengah Larangan Mudik, Sopir Travel: Agar Dapur Tetap Ngebul
Kepala Basarnas Lampung Jumaril mengatakan, Basarnas bersama tim SAR Gabungan akan berusaha semaksimal mungkin agar korban hilang segera ditemukan.
“Kami kirimkan tim dari Unit Siaga Basarnas yang di Tulang Bawang, serta peralatan penyelamatan di air untuk memaksimalkan pencarian. Semoga korban segera ditemukan,” ujar Jumaril melalui keterangan tertulisnya. (*)







Komentar