VoxLampung.com, Bandar Lampung – Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kos di Jalan Perwira, Gang Tugu Ratu nomor 6, Rajabasa, Bandar Lampung. Jasad pria itu ditemukan warga dalam kondisi menggantung di dalam kos pada Sabtu, 17/4/2021 sekira pukul 20.45 WIB.
Korban diketahui bernama Jefri (30), baru lima hari tinggal di kos tersebut bersama istri dan anaknya yang masih berusia sekitar satu tahun. Kendati demikian, belum diketahui secara rinci ihwal asal muasal Jefri, lantaran ia belum menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke RT maupun pemilik kos.
“Baru ngontrak 5 malam, dari Jawa katanya. Tapi saya minta KTP nya, katanya nanti, mau kerja di terminal dulu, ngomongnya sih supir,” Kata Erwin, pengelola kos setempat.
Erwin menuturkan, dirinya ditelpon oleh pemilik kos sekira pukul 20.00 WIB yang mengabarkan bahwa salah satu penghuni kos mengancam ingin bunuh diri. Pemilik kos mendapatkan info itu dari Cindi, istri korban. Lantas Erwin langsung mengecek indekos dimaksud.
BACA JUGA: Nekat Mudik, Harus Siap-Siap Kendaraan Disita Oleh Pihak Kepolisian
Setibanya, Erwin mengintip melalui celah jendela, dan mendapati seorang laki-laki sudah tergantung di kusen pintu belakang kos-kosan. Erwin kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Rajabasa.
“Sekitar jam setengah 9 itu kami dobrak pintunya. (Korban) menggantungnya itu pakai kain,” Kata Erwin.

Sementara itu, warga lainnya, Herwin, mengaku sempat melihat istri korban terlihat galau sore hari sebelum kejadian gantung diri itu.
“Setengah lima sore, istrinya lewat, ke arah terminal. Lalu balik lagi ke belakang, kayak bingung. Saya tanya diam saja. Tak lama ke depan lagi bawa kresek (kantung plastik) sama anaknya,” Ungkap Herwin.
Lurah Rajabasa, Deki Elman Soni menerangkan, setelah mendapat kabar ihwal gantung diri itu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi, dan menyaksikan seorang pria sudah terbujur kaku dalam posisi tergantung.
“Sementara kami serahkan ke pihak yang berwenang yaitu tim inafis Polresta Bandar Lampung untuk penyelidikan. Sekitar pukul 22.10 WIB sudah dibawa ke Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Lampung untuk dilakukan visum,” Katanya.
Kontak bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/







Komentar