VoxLampung.com, Bandar Lampung – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin Bandar Lampung menggelar kegiatan Muhadhoroh Kubro. Acara berlangsung pada Sabtu malam, 10/3/2021, di halaman Ponpes.
Acara diisi dengan perlombaan pidato berbahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Selain itu, diisi juga dengan penampilan-penampilan seni dari para santri Ponpes. Mereka ada yang menampilkan tarian, musik, maupun drama.
Pengasuh Ponpes Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnain mengatakan, kegiatan itu bertujuan mencari bibit atau kader santri yang berbakat. Tak hanya mengasah bakat seni, mereka juga dipancing untuk mengasah bakat dalam berbahasa.
“Kami ingin melatih kepercayaan diri para santri yatim. Kami ingin, ketika mereka pentas tak ada yang menyangka mereka anak yatim, karena mereka tampil dengan percaya diri dan bakat yang luar biasa,” Kata pria yang akrab disapa Abah Ismail itu, Sabtu malam.
BACA JUGA: Jelang Ramadhan, Ini Daftar Harga Bahan Pokok Pantauan Disperindag Lampung
Menurut Abah Ismail, meski berstatus yatim piatu, namun Santri Ponpes Riyadhus Sholihin tetap bisa merasakan kebahagiaan dan semangat mewujudkan mimpi dan cita-citanya.
“Anak yatim itu ternyata begitu kita bina, kita gali potensinya, dahsyat sekali kekuatannya. Bayangkan ini, mereka membuat panggung sendiri, menata tari, dan sebagainya. Jadi tidak semua anak yatim itu identik dengan kemiskinan, kebodohan. Di Ponpes ini kami menciptakan kebahagiaan untuk anak-anak yatim,” Ungkap Abah Ismail.
“Yuk kita bahagiakan mereka, buat anak yatim merasa senang, buat mereka punya kemampuan dan mau mengasah kemampuannya itu, untuk menjadi manusia yang bermanfaat kedepannya,” Sambungnya.
Menyongsong bulan suci Ramadhan, Abah Ismail berharap santri-santrinya dapat memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meraup berkah dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.
“Di Ramadhan ini, harapannya semoga Ramadhan ini para santri ibadahnya semakin meningkat. Nanti juga akan ditarget, siapa santri yang menghatam Alquran lebih dari 5 kali, maka akan diberi hadiah, untuk memotivasi mereka,” Pungkas Abah Ismail. (*)







Komentar