oleh

Kangen Jogja? Yuk ke Kuliner Jogja La Rise, Makan Nikmat dan Banyak Spot Foto

VoxLampung.com, Bandar Lampung – Bagi anda yang sedang kangen makanan dan suasana khas Jogjakarta, tak perlu galau. Datang saja ke Cafe and Resto Kuliner Jogja La Rise. Niscaya, rindu beratmu bakal terobati.

Ya, di Kuliner Jogja La Rise, anda bisa menikmati sajian Kuliner khas Jogja dengan rasa yang dijamin masih asli. Tak hanya lidahmu yang bakal dimanjakan dengan makanan Jogja, tapi suasana kental Jogja juga akan membuatmu merasa seakan sedang berada di Kota Keraton itu.

Konsep bangunannya, benar-benar membuat kita berasa lagi di Jogja lho.

Selain bangunan yang kental Jogja, pelayanannya juga terasa seperti sedang berada di lingkungan Keraton. Seluruh pegawai di sini menggunakan baju tradisional Jogjakarta.

Di sini, tersedia banyak sekali pilihan ruangan makan untuk pengunjung, ditambah, banyak spot foto yang keren dan njogjaaaa banget.

Bibit Utomo, Manajer Cafe and Resto Kuliner Jogja Kuliner La Rise. | VoxLampung

“Kelebihan kami dari tempat makan lainnya adalah, kami punya banyak spot foto, dan pilihan makanannya juga banyak,” Kata Bibit Utomo, Manajer Cafe and Resto Kuliner Jogja Kuliner La Rise, kepada VoxLampung.

Ada spot foto sepeda ontel, becak khas Jogja, Tugu Jogja, wayangan, taman alun alun, pendopo Keraton, dan yang paling spesial ada “Rumah Tentrem”.

Di dalam “Rumah Tentrem” banyak pernak-pernik jadul yang didatangkan langsung dari Jogja, seperti telepon kabel, televisi jadul, kursi dan meja jadul, miniatur ontel, wayang, aneka pajangan dinding, dan banyak lagi pernak-pernik khas Kota Keraton.

Pengunjung berfoto di spot foto sepeda ontel. | dok. La Rise

Di sini juga tersedia kostum tradisional Jogja yang bisa disewa pengunjung untuk sesi pemotretan. Ada paket pemotretan dengan tarif Rp500 ribu per kelompok, lengkap dengan jasa fotografer dengan kamera digital.

“Cocok untuk yang mau prewedding atau sesi foto keluarga dan teman arisan,” Ungkap Bibit.

Paket pemotretan menggunakan kostum tradisional Jawa di Kuliner Jogja La Rise. | dok. La Rise

Tapi, jika ingin foto menggunakan handphone pribadi juga bisa, cukup bayar Rp100 ribu untuk sewa kostum 5 orang.

Sedangkan, bagi pengungjung yang tak mau menggunakan kostum tradisional, diperbolehkan foto sesuka hati secara gratis.

Di depan Rumah Tentrem, ada spot Taman Sari. Di sana cocok untuk berfoto maupun menikmati makanan dengan suasana santai, seperti di teras rumah. Di Taman Sari, juga dilengkapi taman bermain anak, dan kolam ikan yang menambah kesan sejuk dan tentram.

Sedangkan, untuk ruangan makannya, juga tersedia banyak pilihan, dan tentunya menarik juga dijadikan latar berfoto.

Ada ruang VIP Sayidan dengan kapasitas kurang lebih 6 orang. Lalu, ruangan VIP Prambanan berkapasitas 10-15 orang, dan ruang VIP Borobudur dengan kapasitas 10-15 orang.

Di VIP Borobudur, ada fasilitas karaoke yang bisa digunakan pengunjung secara gratis pada 1 jam pertama. Jika lebih dari satu jam, dikenakan biaya Rp70 ribu per jam.

Selanjutnya, ada Pendopo Keraton, tersedia 5 meja dengan jumlah masing-masing 4 hingga 6 kursi. Di sana, ada spot foto juga, yaitu jejeran wayang, lengkap dengan alat musik khas Jogja yaitu kendang dan Gamelan.

Pengunjung melakukan pemotretan di Pendopo Keraton, Kuliner Jogja La Rise. | dok. La Rise

Pendopo ini cocok dijadikan lokasi berbagai acara. Bila hendak mengadakan acara ekslusif dan tak mau ada pengunjung lainnya, biaya sewanya Rp3 juta saja.

Kemudian, ada gazebo yang bisa dipilih buat kamu yang ingin makan santai lesehan. Di depan gazebo, ada taman alun alun utara, yang menawarkan suasana makan luar ruangan.

Spot foto di alun alun utara, Kuliner Jogja La Rise. | dok. La Rise

Di sisi kiri pendopo, ada area warung jadul. Kamu bisa pilih lokasi makan di sini kalau mau benar-benar ingin merasakan seperti makan di Jogja.

Meja dan kursi terbuat dari kayu jati, dilengkapi dengan jejeran warung jadul yang menyajikan aneka makanan tradisional, bakal bikin kamu benar-benar merasa lagi di Jogja.

Suasana di area Warung Jadul. | dok. La Rise

Kemudian, ada juga Malioboro Bar, tempat yang asik buat anak muda kongkow dengan perpaduan nuansa tradisional dan modern.

Dan, ada juga tempat makan yang dinamakan bukit Bintang di lantai II. Di sini, kita bisa menikmati suasana makan yang lebih tenang, dengan semilir angin yang sejuk. Tata ruang dan pernak-pernak nya juga sangat artistik, cocok dijadikan spot foto.

Kuliner Jogja La Rise juga menyediakan fasilitas ibadah bagi umat muslim. Ada musala atau dalam bahasa Jawa disebut langgar.

Tak hanya itu, tersedia tempat cuci tangan di 6 titik, atau setiap sudut ruangan, supaya kita selalu ingat cuci tangan.

“Ya, selama masa pandem Covid-19, Kuliner Jogja La Rise memang menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak. Kami rutin mengingatkan pengunjung untuk senantiasa menjaga jarak,” Ujar Bibit.

Nah setelah kita menyusuri satu per satu ruangan dan fasilitasnya, kini saatnya kita ulas makanan yang ada di Kuliner Jogja La Rise.

Seperti namanya, Kuliner Jogja La Rise sudah tentu menyediakan aneka kuliner khas Jogja. Jadii, buat kamu yang kangen makanan khas Jogja, tak perlu jauh-jauh deh, di Lampung juga tersedia.

Soal rasa, jangan khawatir, karena dimasak oleh chef-chef asli yang didatangkan langsung dari Jogja.

Berbagai makanan khas yaitu Gudeg, Krecek, ayam dan tahu tempe bacem.
Lalu, ada juga aneka menu khas angkringan Jogja, seperti sate telur puyuh, sate usus, nasi kucing, tahu dan tempe bacem, dan banyak lagi.

Karyawan Kuliner Jogja La Rise menunjukkan aneka menu khas Jogja, di antaranya Gudeg, dan krecek. | VoxLampung

Ada lagi yang sangat khas Jogja, yakni Bakmi Jowo nya. Ada bakmi godog, bakmi goreng, magelangan, bihun goreng, dan banyak lagi aneka mie Jawa. Dan yang spesialnya, ada uritan, brutu, ati ampela, dan potongan ayam kampung.

Tentunya, di sini hanya pakai ayam kampung untuk Bakminya. Ayam kampungnya digantung, membuat nafsu makan kian bertambah.
Dan, yang bikin rasa bakminya khas adalah, cara masak yang masih tradisonal, yaitu pakai tungku arang.

Untuk menikmati sepiring kenikmatan Bakmi Jowo ayam kampung, kita hanya merogoh kocek mulai dari Rp25 ribu saja.

Bakmi Goreng, Kuliner Jogja La Rise. | VoxLampung

Ada lagi yang sering bikin kita kangen Jogja, yaitu wedang ronde nya. Di sini tersedia wedang ronde yang selalu bisa bikin hangat suasana. Apalagi jika disantap saat hujan atau cuaca dingin.

Selain menyediakan aneka menu tradisional Jogja, Kuliner La Rise juga menyediakan aneka menu nusantara dan berbagai camilan modern.

Ada menu khas Padang yaitu rendang, ayam pop, sambal ijo teri, lalu menu khas Palembang seperti pindang, pepes baung, tekwan, pempek, dan menu khas Lampung yaitu sambal seruit, dan banyak lagi.

Menu gurame bakar menjadi salah satu menu nusantara yang jadi favorit pengunjung. Tersedia berbagai pilihan paket makan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Untuk minuman di sini tersedia berbagai minuman tradisional Jogja seperti wedang uwuh, wedang jahe, bir Jawa, kopi rempah teh poci gula batu dan lainnya, dan minuman nusantara seperti es campur, aneka boba dingin, dan aneka ice smoothies.

Semua minuman dan makanan tersebut dibanderol dengan harga sesuai standar, namun dengan kualitas yang baik.

Jika di lokasi lamanya pengunjung kesulitan untuk memarkirkan kendaraan, di tempat barunya ini, Kuliner Jogja La Rise punya kapasitas yang sangat besar. Tersedia tempat parkir yang bisa menampung 20-30 mobil, dan 50-100 kendaraan motor.

Ya, Kuliner Jogja La Rise memang sebelumnya berada di Jalan Pulau Batam, Way Halim. Tapi karena di sana lokasinya sempit dan tak ada lahan parkir, sehingga mereka pindah ke tempat baru, yaitu di Jalan Arif Rahman Hakim, nomor 83, Way Halim, Bandar Lampung, atau tepat di seberang Toko Trubus.

Nah, demikian ulasan Vox Lampung kali ini, tentang Kuliner Jogja La Rise. Semoga bermanfaat. (*)

Komentar